<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155249">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS INDIKASI GEOGRAFIS KOPI ARABIKA GAYO DITINJAU DARI  RENCANA  TATA  RUANG  WILAYAH  KABUPATEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ellyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pertanian</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indikasi Geografis (IG) Kopi Gayo adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal kopi Gayo,   karena faktor lingkungan geografis yang memberikan ciri dan kualitas pada  produk yang  dihasilkan.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  (1) menganalisis kesesuaian wilayah IG kopi Gayo dengan ketinggian tempat di atas permukaan laut di  Dataran Tinggi Gayo (DTG);  (2) meriganalisis  kesesuaian wilayah IG kopi Gayo dengan kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan budidaya di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bener Meriah,   Aceh  Tengah  dan  Gayo   Lues;  dan  (3)  menghitung persentase penyimpangan penggunaan lahan untuk kopi Gayo di DTG berdasarkan RTRW Kabupaten Bener Meriah,  Aceh Tengah dan Gayo Lues dan IG kopi Gayo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskiptif. Analisis spasial   dilakukan dengan metode  turpang  tindih  (overlay  analysis)  clan menambahkan seluruh data dan informasi yang sudah didapatkan berdasarkan ground survey dengan bantuan alat Global Positioning System. Analisis dilakukan dengan menggunakan software ArcGIS  Desktop versi 9.3, X-Tool  Pro  dan Garmin Map Source.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Indikasi Geografis (IG) kopi Gayo di DTG yang sesuai dengan ketinggian tempat di atas permukaan laut adalah 160.856,70 ha. Wilayah IG Kopi Gayo yang sesuai dengan kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan budidaya di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues adalah seluas 151.151,60  ha. Persentase penyimpangan IG Kopi Gayo di DTG berdasarkan RTRW  masing-masing  kabupaten adalah  sebesar 9.705,10  ha (6,03%).&#13;
&#13;
Kata Kunci : Indikasi Geografis, kopi Gayo, kawasan budidaya dan non budidaya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155249</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-02 16:11:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-02 16:11:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>