Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
OPTIMALISASI DAN UPAYA MENINGKATKAN NILAI TAMBAH USAHA AGROINDUSTRI BUBUK KOPI DI BANDA ACEH
Pengarang
Rahmi Hajriyanti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
95120108
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2000
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan mengkaji besarnya nilai tambah yang diperoleh pada berbagai jenis bubuk kopi dan menganalisis alokasi penggunaan bahan baku (biji kopi dan jagung) yang digunakan untuk berbagai jenis bubuk kopi pada unit usaha agroindustri bubuk kopi di Banda Aceh.
Dalam penelitian digunakan metode survei. Jumlah sampel yang diambil 25 unit usaha agroindustri bubuk kopi memakai teknik Proporsional Stratified Random Sampling. Perbedaan nilai, tambah antara empat jenis bubuk kopi diuji dengan t-test. Sedangkan untuk optimalisasi dengan menggunakan analisis program linier (inier programming) yang diolah dengan shazam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah bubuk kopi per kg bahan baku untuk jenis I (asli/super) Rp 6264.9, jenis II (eksklusif) Rp 3901.3, jenis III (standar) Rp
3204.2, Jenis IV (ekonomi/biasa) Rp 1986.7. Nilai tambah bubuk kopi jenis I lebih besar dibanding jenis TI, jenis II lebih besar dibanding jenis ill dan jenis III lebih besar dibanding jenis IV, sehingga semakin tinggi kualitas nilai tambahnya semakin besar. Alokasi- penggunaan bahan baku (biji kopi dan jagung) untuk setiap unit usaha agroindustri bubuk kopi jenis I sampai IV sudah optimal. Hal ini ditandai dengan habisnya keseluruhan bahan baku yang tersedia pada setiap jenis usaha.
Oleh karena itu alternatif jenis bubuk kopi yang dipilih, agar tercapai keuntungan maksimal Rp 261.600.000, unit usaha bubuk kopi harus mengusahakan jenis II dalam jumlah produksi 2.120,5 kg dan jenis IV dengan jumlah produksi 1.034,5 kg. Analisis marjin pemasaran menunjukkan bahwa sistem pemasaran biji kopi dan bubuk kopi memiliki mata rantai yang panjang.
Agar keuntungan produksi dan nilai tambah unit usaha agroindustri meningkat, maka perlu mengoptimalkan bahan baku melalui kerjasama antara petani dan unit usaha agroindustri, menambah modal usaha, serta perbaikan sarana dan kualitas tenaga kerja.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS NILAI TAMBAH TERHADAP PRODUK OLAHAN UBI KAYU DI KECAMATAN LEMBAH SELAWAH KABUPATEN ACEH BESARRN (STUDI KASUS PADA AGROINDUSTRI “KEMBANG TANJONG”) (Azwar, 2015)
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI UDANG REBUS DI KABUPATEN MANDAILING NATAL SUMATERA UTARA (STUDI KASUS PADA USAHA PENGOLAHAN UDANG REBUS DI KABUPATEN MANDAILING NATAL SUMATERA UTARA) (Muhammad Iqbal, 2018)
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI PENGOLAHAN KOPI ARABIKA EKSPOR DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Peggi Epaga, 2018)
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN BEBERAPA KENDALA AGROINDUSTRI DI KABUPATEN BIREUEN (Nanda Firmanda, 2014)
DETEKSI BUBUK KOPI LUWAK MURNI DAN BUBUK KOPI LUWAK CAMPURAN DENGAN TEKNOLOGI HIDUNG ELEKTRONIK (MUBARAK HULDA, 2019)