<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155193">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INFLASI DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2004</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini berjudul analisis faktor-faktor yang mempengaruhi  inflasi di Indonesia.  Variabel penelitian ini melibatkan   inflasi sebagai variabel terikat, dan jumlah uang beredar (M1), produk domestik bruto (PDB), nilai tukar rupiah, dummy krisis ekonomi sebagai variabel bebas.&#13;
Penelitian  ini  menggunakan  data  rangkaian  waktu berkala  triwulan  dari&#13;
1990.1-2002.4   atau  terdiri  dari  52  pengamatan.  Data   diambil   dari  beberapa&#13;
penerbitan. Jika data triwulan tidak tersedia, prosedur interpolasi akan digunakan.&#13;
Metode analisis yang digunakan untuk penelitian ini adalah generalized least square&#13;
(GLS) untuk model statis dan model dinamis (PAM).    .                 '&#13;
Hasil estimasi  dari model  statis menunjukkan  bahwa terjadi  pelanggaran&#13;
terhadap asumsi klasik yaitu autokorelasi clan heteroskedastisitas.  Sedangkan basil&#13;
elastisitas untuk semua variabel menunjukkan basil yang signifikan kecuali jumlah&#13;
uang beredar.&#13;
Hasil estimasi dari partial adjusment model menunjukkan bahwa elastisitas untuk semua variabel signifikan. Dalam uji asumsi klasik menunjukkan pelanggaran heteroskedastisitas.  Untuk jangka panjang elastisitasnya lebih besar dari elastisitas&#13;
jangka pendek.&#13;
Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan laju inflasi ikut mempengaruhi laju perekonomian Indonesia. Sehingga kebijaksanaan yang dikeluarkan pemerintah hendaknya memperhatikan laju inflasi dalam usaha menjaga kestabilan ekonomi dan mengurangi pengangguran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155193</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-02 10:46:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-02 10:46:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>