<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155171">
 <titleInfo>
  <title>DESALINISASI MENGGUNAKAN BEBERAPA AMELIORAN DAN PENCUCIAN TANAH YANG TERKONTAMINASI AIR DAN ENDAPAN LUMPUR LAUT AKIBAT TSUNAMI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mukhtar Alba</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini  bertujuan untuk mendapatkan amelioran dan pencucian tanah yang tepat untuk mendesalinisasi tanah bergaram akibat tsunami. Percobaan telah dilakukan  sejak  April sampai  dengan September 2006 yang dilakukan dengan (1)  Menganalisa tanah dan air  sebelum digunakan,  dan analisa leached hasil pencucian tanah, pekerjaan ini dilakukan di Laboratorium  Tanah Fakultas Pertanian dan (2) Percobaan pot dilakukan di kebun Pusat Penelitian Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam Unsyiah.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Faktorial Acak Lengkap dengan dua faktor,  yaitu pemberian   3 jenis  amelioran (gipsum  123,3  g; kapur+pupuk  ZA 71,66  g+94,59 g; gamping+pupuk kandang&#13;
71,66 g+200 g po-1') dan pencucian tanah dengan 5 taraf (P1 2,572 L; P2 3,168 L;&#13;
P3 3,755 L; P4; 4,344 L; P5: 4,892 L pot'-1). Amelioran terbaik yang dapat mencuci ion Na'+ dari tanah adalah gipsum. Campuran gamping dan pupuk kandang dapat&#13;
dipergunakan juga  sebagai   bahan  amelioran   untuk  mendesalinisasi tanah&#13;
bergaram, mengingat hasil yang diperoleh dengan menggunakan bahan ini tidak berbeda nyata bila dibandingakan dengan penggunaan gipsum. Campuran kapur dan pupuk ZA kurang memberikan basil yang baik untuk mendesalinasasi tanah bergaram. Pencucian garam  dari  tanah  dengan perlakuan P4; (4 x  LR).masih&#13;
menunjukan  peningkatan  kandungan ion Na+  dalam leached  dan peningkatan frekwensi pencucian masih memungkinkan untuk menghasilkan nilai SAR yang&#13;
lebih tinggi. Dari  pertumbuhan  dan berat 100  biji jagung kering dari tanaman yang ditanam  pada perlakuan pemberian gipsum   dan  pencucian   (5  x  LR),&#13;
perlakuan   pemberian  gamping+pupuk kandang  dan  pencucian  (5   x  LR)&#13;
memberikan basil yang terbaik.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Amelioran, Pencucian, Desalinisasi, garam, gipsum, gamping&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155171</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-30 15:34:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-30 15:34:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>