<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="155161">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN KESELAMATAN KERJA PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ruhana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kerugian   yang   diderita   perusahaan   akibat tidak  menerapkan   program dan  manajemen keselamatan  kerja secara tepat antara lain terhentinya pekerjaan yang&#13;
berakibat pada berkurangnya produksi dan meningkatnya frekuensi perbaikan atau rehabilitasi    peralatan/perlengkapan.      Penelitian    ini      bertujuan      untuk mengidentifikasi tingkat  pemahaman  dan kesadaran  pihak pelaksana  konstruksi terhadap   keselamatan   kerja,   faktor-faktor   kendala   penerapan   program   dan manajemen keselamatan  kerja,  serta  resiko-resiko   terhadap   keselamatan  kerja yang  terjadi  dilokasi  proyek  konstruksi.  Pengumpulan  data  dilakukan  melalui kuisioner yang disebar ke 65 responden  dari pihak kontraktor  pelaksana di Kota Lhokseumawe.  Hasil penelitian menggambarkan variabel tingkat pemahaman dan kesadaran pihak pelaksana konstruksi terhadap keselamatan kerja di lokasi proyek konstruksi  dengan    subvariabel  yang  paling  dominan  dipilih  responden  adalah subvariabel  &quot;Penyediaan kotak Pertolongan Pertama pada Korban Kecelakaan)&#13;
dengan nilai rerata 5,0. Pada  variabel  pola penerapan program dan manajemen&#13;
keselamatan kerja  yang umum dilakukan oleh perusahaan pelaksana  konstruksi dengan subvariabel   Mengembalikan  Sistem  Operasional  pada  Keadaan  yang Aman dengan nilai rerata 4,4. Pada variabel  identifikasi resiko-resiko terhadap keselamatan  kerja yang terjadi  di  lokasi  proyek  konstruksi  pada  pelaksanaan pekerjaan  konstruksi  dengan  sub  variabel  Mesin, misalnya  mesin pembangkit tenaga listrik dengan nilai rerata  4,8,   Lingkungan kerja  (di luar bangunan,  di dalam bangunan, dan di bawah tanah) dengan nilai rerata 4,8, Luka di permukaan, Luka bakar,  dan Anggota  bawah   dengan nilai rerata 4,8, sebagai subvariabel- subvariabel yang paling dominan.&#13;
&#13;
Kata kunci: keselamatan kerja, proyek konstruksi, Kota Lhokseumawe&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>155161</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-30 15:06:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-30 15:06:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>