HUBUNGAN PENGETAHUAN MAHASISWA TATA BUSANA TERHADAP PAKAIAN TRADISIONAL ACEH DAN PELESTARIANNYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PENGETAHUAN MAHASISWA TATA BUSANA TERHADAP PAKAIAN TRADISIONAL ACEH DAN PELESTARIANNYA


Pengarang

Putri Ratu Nahrisyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Fadhilah - 196102111986032001 - Dosen Pembimbing I
Fitriana - 196701101994032003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2006104010034

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Kesejahteraan Keluarga., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

391

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Putri Ratu Nahrisyah (2025) Hubungan Pengetahuan Mahasiswa Tata Busana Terhadap Pakaian Tradisional Aceh Dan Pelestariannya. [Skripsi.Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Fadhilah, M.Pd dan Dra. Fitriana, M.Si

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian pakaian tradisional Aceh sebagai bagian dari warisan budaya yang mencerminkan identitas, nilai historis, dan simbolis masyarakat. Dalam era globalisasi, minat generasi muda terhadap pakaian tradisional semakin menurun, tergantikan oleh preferensi terhadap busana modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan mahasiswa Tata Busana FKIP Universitas Syiah Kuala terhadap pakaian tradisional Aceh dan kesadaran mereka dalam upaya pelestariannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 63 responden dari mahasiswa angkatan 2020 dan 2021. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara statistik untuk melihat hubungan antara variabel pengetahuan dan pelestarian. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan mahasiswa tentang pakaian tradisional Aceh dengan kesadaran mereka dalam melestarikannya.
Mahasiswa yang memiliki pemahaman yang baik tentang pakaian tradisional lebih cenderung berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian melalui karya desain, kampanye budaya, serta keterlibatan dalam kegiatan budaya lokal. Pengetahuan yang diperoleh dari pembelajaran di kelas, media, dan pengalaman langsung menjadi landasan penting dalam mengembangkan inovasi pelestarian yang tetap mempertahankan nilai budaya meskipun dikemas secara modern. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan dapat mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya.

Kata kunci: Pakaian tradisional Aceh, pelestarian budaya, pengetahuan mahasiswa, tata busana, budaya lokal


ABSTRAC Putri Ratu Nahrisyah (2025) The relationship between fashion design students' knowledge of traditional Acehnese clothing and its preservation [Thesis. Universitas Syiah Kuala]. Under the supervision of Dr. Fadhilah, M.Pd and Dra. Fitriana, M.Si This study is motivated by the importance of preserving Acehnese traditional clothing as part of Indonesia’s rich cultural heritage, which reflects the identity, historical, and symbolic values of the community. In the era of globalization, interest in traditional attire among younger generations is declining, replaced by a preference for modern fashion. This research aims to examine the relationship between the knowledge of Fashion Education students at FKIP Universitas Syiah Kuala and their awareness in preserving traditional Acehnese clothing.The study employs a descriptive quantitative approach involving 63 students from the 2020 and 2021 cohorts. Data were collected through questionnaires and analyzed statistically to identify the correlation between students’ knowledge and their preservation efforts. The findings reveal a positive and significant relationship between students’ understanding of traditional Acehnese clothing and their awareness in preserving it.Students with better knowledge tend to be more actively involved in preservation efforts through design works, cultural campaigns, and participation in local cultural activities. Knowledge gained from classroom learning, media, and direct cultural experiences serves as a strong foundation for innovation in cultural preservation, enabling traditional clothing to remain relevant while being presented in more modern forms. These results suggest that increasing cultural knowledge among young people can enhance their involvement in safeguarding cultural heritage. Keywords: Acehnese traditional clothing, cultural preservation, student knowledge, fashion education, local culture

Citation



    SERVICES DESK