<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154941">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN K3 PADA PEMELIHARAAN JARINGAN PT PLN (PERSERO) UP3 LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>REHAN SALSABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menjaga kesejahteraan pekerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman serta produktif. PT PLN (Persero) UP3 Lhokseumawe telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dalam pemeliharaan jaringan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan dan pelaksanaan SMK3 di PT PLN UP3 Lhokseumawe serta mengidentifikasi hambatan dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Evaluasi penerapan SMK3 dilakukan dengan metode checklist berdasarkan 10 elemen dan 64 kriteria yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012. Analisis dilakukan menggunakan diagram fishbone untuk mengidentifikasi faktor penyebab hambatan dalam penerapan SMK3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT PLN (Persero) UP3 Lhokseumawe telah menerapkan SMK3 dengan baik, dengan tingkat kesesuaian sebesar 90,63% dan ketidaksesuaian sebesar 9,38%. Namun, masih terdapat beberapa hambatan, seperti ketidakkonsistenan pekerja dalam mengikuti prosedur keselamatan, kurangnya pemahaman terhadap regulasi K3, serta belum optimalnya pengawasan dan evaluasi berkala. Elemen dengan tingkat ketidaksesuaian tertinggi adalah elemen 6 (Keamanan Bekerja Berdasarkan SMK3), yang mencakup 5 kategori minor. Untuk meningkatkan efektivitas SMK3, diperlukan peningkatan kesadaran pekerja melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan kebijakan K3, serta optimalisasi audit internal dan tinjauan manajemen secara rutin.&#13;
&#13;
Kata Kunci: 	SMK3, K3, keselamatan kerja, kepatuhan, hambatan SMK3, dan peraturan pemerintah&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154941</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 16:45:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 16:53:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>