<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154927">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI WAKTU TUNGGU LAMPU LALU LINTAS DENGAN GRAF KOMPATIBEL DAN METODE WEBSTER (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>SIMPANG BPKP KOTA BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saira Fadhila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Matematika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam mengurangi kemacetan banyak dilakukan pengendalian persimpangan dengan menggunakan lampu lalu lintas. Akan tetapi, sering ditemui lampu lalu lintas dengan durasi nyala lampu merah yang sama dan durasi nyala lampu hijau yang singkat. Artinya, durasi nyala lampu lalu lintas yang telah diatur kurang optimal. Dalam hal ini perlu dilakukan pengoptimalan lampu lalu lintas, salah satunya dengan cara mengaplikasikan teori graf yaitu graf kompatibel dan metode Webster. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah field research yaitu mengambil data dengan cara mengamati situasi yang terjadi secara langsung di lokasi penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan graf kompatibel dan metode Webster. Dihasilkan bentuk graf kompatibel dengan 8 simpul dan 10 sisi. Dimana simpul b kompatibel dengan simpul c, f, dan h. simpul c kompatibel dengan simpul b dan k. simpul e kompatibel dengan simpul f, i, dan k. simpul f kompatibel dengan simpul b dan e. simpul h kompatibel dengan simpul b, i, dan l. simpul i kompatibel dengan simpul h dan k. Pengoptimalan waktu tunggu total pada arus lalu lintas menggunakan metode Webster menghasilkan waktu siklus yang optimal dengan semua fase mendapatkan 69 detik. Pada Jalan T. Iskandar (timur) dan Jalan T. Iskandar (barat) diperoleh waktu nyala lampu hijau 26,2 detik, kuning 5 detik, dan merah 37,9 detik. Jalan T. Panglima Nyak Makam dan Jalan Prof. Ali Hasyimi diperoleh waktu nyala lampu hijau 33,9 detik, kuning 5 detik, dan merah 30,2 detik.&#13;
Kata Kunci: Teori Graf, Graf Kompatibel, Metode Webster, Field Research &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154927</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 16:12:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 16:18:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>