ANALISIS KOMPARATIF EFISIENSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH POLA INMUM DENGAN POLA INSUS DI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KOMPARATIF EFISIENSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH POLA INMUM DENGAN POLA INSUS DI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Zulfa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

97120021

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2000

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tesis ini berjudul " Analisis Komparatit Pendapatan dan Efisien Usahatani /Padi Sawah Pola lnmum dengan Pola Insus di Kabupaten Aceh besar " Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor produksi (input yang mempengaruhi produkst (output) padi sawah dan pendapatan usahatani padi sawah pola inmum dan pola insus serta mengkaji tingkat efisiensi ekonomi pada kedua pola tersebut
Dalam penehitian ini digunakan data "Cross Section" dengan menentukan tiga kecamatan sample dan du WKPP tiap kecamatan sebagai lokasi penelitian secara Purposive Random Sampling. Dari jumlah populasi yang didaftar maka ditetapkanlah petani sample (responden) sebanyak 6 persen dengan cara "Simple Random Sampling
Data dianalisis dengan menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas yaitu untuk mendapatkan koefisien elastisitas faktor produksi dengan mcnggunak.an metoda "Ordinary Least Square (0LS). Efiiensi produksi dianalisis dengan pendekatan membandingkan nilai Marginal Physical Product atau MPP dengan rasio harga input-output (Py/Pe Sedangkan perbandingan pendapatan usahatani danikcdua pola dilakukan dengan menggunakan metoda Chi-Square (X2)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi tenaga kerja (X2), bibit (X3) pupuk (X4) dan pestisida (X5) berpengaruh secara nyata terhadap produksi padi sawah pada taraf keyakinan 95 persen pada usahatani pola insus dan pola inmum. Sedangkan luas lahan (X1) tidak menunjukkan angka yang berbeda nyata terhadap produksi pada kedua pola, namum input ini mempunyai hubungan yang positif terhadap kenaikan produksi
Dari analisis MPP dan rasio barga input-output diketahui bahwa input luas lahan (X1). tenaga kerja (X2) bibit (X3) dan pestisida (X5) belum optimal penggunaannya, sedangan pupuk () sudah mendekati efisien (mendekati angka satu) pada usahatani pola nsus. Sementara pada usahatani pola inmum hany input tenaga kerja (X2) yang sudah mendekati penggunaan yang optimal (efisien).
Hasil uji Chi-Square (X2) diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan pendapatan rata-rata perhektar yang nyata antara usahatani pola insus dengan usatani pola inmum. Pendapatan Usahatani pola insus lebih tinggi dari usahatani pola inmum yakni rata-rata Rp 1.597.993 perhektar permusim tanam. Sedangkan pendapatan usahatani pola inmum sebesar Rp. 1072501 perhektar permusim tanam. Hal ini menunjukkan bahwa petani pola insus lebih terampil dan maju dalam mengelola usahatani
Pola insus kiranya dapat menjadi suatu alternatif untuk pengembangan usahatani padi sawah dimasa mendatang. Untuk ini kalangan pemenotah terkait dan para ilmuan perlu meningkatkan usaha pembinaan dan penyuluhan kepada para petani Sehingga mereika lebih tergugah dan terbina wawasan dan keterampilannya dalam usahatani. Dengan demikian tingkat efisiensi produksi dan keuntungan yang tinggi akan mampu diperoleh sesuai harapan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK