<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154913">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK MASYARAKAT NELAYAN DAN PERSEPSINYA TERHADAP PERAN PANGLIMA LAOT; STUDI KASUS WILAYAH LHOK KUALA CANGKOI, ULEE LHEUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TAUFIQUL AFFAN ASSIDIQ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nelayan merupakan orang yang pencahariannya melakukan penangkapan ikan, sedangkan masyarakat nelayan adalah kelompok atau sekelompok orang yang bekerja sebagai nelayan, nelayan kecil, pembudidaya ikan besar dan pembudidaya ikan kecil yang bertempat tinggal disekitar kawasan nelayan. Identitas para nelayan merupakan pendatang dari beberapa daerah seperti Lhoksukon, Lhokseumawe dan Meulaboh yang akhirnya menetap. Masyarakat nelayan memiliki watak yang keras dalam keseharian juga terkadang masih sering melanggar beberapa aturan untuk mendapatkan hasil pendapatan yang lebih banyak. Panglima Laot  pada Qanun Aceh No. 10 tahun 2008 pasal 28 ayat (1) bertugas untuk menentukan tata tertib penangkapan, menyelesaikan sengketa adat antar Panglima Laot lhok, peningkatan sumber daya dan advokasi kebijakan bidang kelautan dan perikanan untuk peningkatan kesejahteraan nelayan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus hingga September 2024 di wilayah Kuala Cangkoi, Ulee Lheue. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik masyarakat nelayan dan persepsinya terhadap peran dari Panglima Laot Lhok Kuala Cangkoi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan wawancara dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan respondennya adalah para nelayan yang berada dalam cakupan tanggung jawab Panglima Laot Lhok Kuala Cangkoi. Karakteristik nelayan yang diamati dalam penelitian ini meliputi: umur, pendidikan formal dan pengalaman melaut. Metode analisis Chi square digunakan untuk pengolahan data dalam penelitian ini. Hasil karakteristik nelayan memiliki rata-rata umur produktif kerja yaitu 44 tahun dengan pengalaman melaut 20 tahun dan tingkat pendidikan SMA/SMK. Hasil uji chi-square dari kuesioner kepada masyarakat nelayan menunjukkan bahwa sebanyak 85% masyarakat nelayan setuju dan puas terhadap peranan Panglima Laot Lhok dalam menjalankan tugasnya, sedangkan sebanyak 15% masyarakat nelayan menjawab tidak setuju dan tidak puas terhadap peranan Panglima Laot Lhok dalam menjalankan tugasnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154913</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 15:40:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 15:48:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>