<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154897">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA HALAL DI KOTA BANDA ACEH DAN ACEH BESAR MENGGUNAKAN METODE QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Arifa Azzahra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Provinsi Aceh memiliki potensi wisata yang sangat baik untuk mendukung perkembangan industri pariwisata, khususnya kota Banda Aceh dan Aceh besar. Kedua wilayah ini memiliki potensi wisata yang besar untuk dikembangkan menjadi wisata halal. Namun dalam proses pengembangannya, masih menghadapi beberapa kendala seperti sumber daya manusia yang belum memahami pengelolaan wisata halal dengan baik dan infrastruktur yang kurang memadai. Oleh karena itu diperlukan evaluasi untuk mengetahui faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pengembangan wisata halal di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas strategi yang tepat untuk pengembangan wisata halal di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar menggunakan metode Quantitative Strategic Planning Matrix. Penilitian ini menggunakan metode SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, yang kemudian dianalisis lebih lanjut menggunakan matriks SWOT untuk merumuskan strategi dalam pengembangan wisata halal. Berdasarkan analisis ini didapatkan 10 strategi yang terbagi menjadi 4 S-O, 2 S-T, 3 W-O, dan 1 W-T. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi prioritas atau strategi yang paling utama untuk diterapkan dari 10 alternatif strategi yang sudah dirumuskan adalah membuat paket wisata halal, dengan nilai Total Attractive Score tertinggi sebesar 5,950. Strategi ini dapat membantu mengoptimalkan potensi-potensi wisata yang dimiliki oleh Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, sehingga meningkatkan daya saing serta daya tarik wisata halal di wilayah tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154897</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 13:36:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 15:17:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>