Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH BENTUK DAN DIMENSI BAGIAN-BAGIAN JALAN UNTUK MEMPERLANCAR PENGALIRAN AIR YANG DAPAT MENGHASILKAN KESTABILAN KONSTRUKSI JALAN
Pengarang
Abdan Syakura - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0509200060012
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2009
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kerusakan pada konstruksi jalan tidak terlepas dari pengaruh air. Aliran air dapat menggerus badan jalan dan bahu jalan sehingga jalan tersebut mengalami kerusakan. Kerusakan yang timbul dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti longsoran tebing yang dapat menutupi saluran hingga menghambat pengaliran air, saluran tidak cukup untuk mengalirkan air sehingga keadaan ini akan membuat bahu jalan dan badan jalan akan terendam oleh air dan kepadatan bahu jalan dan badan jalan akan terganggu. Untuk mengetahui kersakan yang terjadi pada ras jalan Pepalang Berwang Gading Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh, dilakukan penelitian meliputi pengamatan langsung di lapangan pada masing-masing titik kerusakan serta mengadakan pemeriksaan material Lapisan Pondasi Atas (LPA) yang dengan alat Sand Cone, lebar jalur dan bahu jalan serta kemiringan melintang jalur dan bahu jalan dengan alat pengukur slope meter. Ruas jalan tersebut sepanjang 16,5 km dan telah ditingkatkan perkerasannya sepanjang I0,S km. Pengujian analisa saringan agregat diambil pada masing-masing titik pengujian Sand Cone. Hasil dicapai bahwa nilai kepadatan kering maksimum lapangan terbesar 94,48% pada lokasi kerusakan akibat tidak sesuai kemiringan bahu jalan dan badan jalan sedangkan terendah adalah 63,74% kerusakan yang terjadi akibat bekas jejak roda kendaran. Lengkung gradasi agregat dari kesemua benda uji cenderung mendekati batas atas diakibatkan oleh sedikitnya agregat kasar. Pada daerah tebing diupayakan adanya ruang pemisah sebagai tempat runtuhnya tanah sementara minimai I meter. Pada daerah saluran samping dan saluran pembuang yang tidak cukup untuk mengalira air makes dilakukan dengan memperbesra dimensi sehingga mampu untuk menampung air serta dilakukan perkerasan untuk bahu jalan Untuk mengatasinya dilakukan penanganan secara rutin dan priodik sehingga konstruksi jalan dapat bertahan dan kendaran lancar. kata kunci:Air, Kepadatan, Gradasi
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE PCI STUDI KASUS RUAS JALAN ATEUK ANGGUK KUTA BARO ACEH BESAR (RINAWATI, 2021)
PENGARUH KONDISI JALAN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR ALAT ANGKUT BATUBARA DI PIT 1 DAN PIT 1 UTARA TAMBANG BANKO BARAT (Hardiyanti Miswar, 2018)
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA KONTRUKSI PERKERASAN JALAN LENTUR DAN KAKU PADA RUAS JALAN KAMPONG BARO PATEK KABUPATEN ACEH JAYA (T.Hafizhatul Adlul Arsu, 2026)
PROPORSI BIAYA SUMBER DAYA MANUSIA, MATERIAL DAN ALAT PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN (BERRIL MUFARDIS, 2019)
ANALISIS DAN PERBANDINGAN DAYA DUKUNG JALAN TAMBANG KONVENSIONAL DAN JALAN TAMBANG BERBASIS FABA DI TAMBANG BATUBARA SITE PT BARA ENERGI LESTARI (Natasya Aulia Putri, 2025)