<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154813">
 <titleInfo>
  <title>IKATAN BURUH TAMBAK DENGAN PEMILIK TAMBAK UDANG VANAME (DI GAMPONG BARO, KECAMATAN MESJID RAYA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>zaifan murtadha rizki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik	Sosiologi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikatan hubungan kerja patron klien merupakan hubungan yang didasarkan adanya timbal balik antara dua orang (yang memiliki perbedaan status sosial ekonomi) yang dilakukan secara khusus dengan tujuan saling menguntungkan, serta saling memberi dan menerima. Hubungan ini terjalin pada usaha budidaya tambak udang vaname. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana ikatan pola hubungan patron klien antara buruh dan pemilik tambak udang. Teori yang  untuk menganalisis masalah ini adalah teori patron klien yang digunakan oleh James Scott. Penelitian ini di lakukan pada usaha tambak udang vaname yang berlokasi di Gampong Baro, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif. Teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan menggunakan 7 informan 1 pemilik tambak, 5 buruh tambak dan 1 informan pak keuchik setempat.  Metode digunakan untuk menganalisis interaksi kerja antara pemilik tambak dan buruh tambak dalam bekerja sama pada budidaya udang vaname dengan melakukan observasi  dan dokomentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat bagan pada hubungan hubungan pola patron antara pemilik dan buruh tambak, yaitu. 1.Penghidupan subsitensi dasar.2.Jaminan krisis sussitensi.3. Perlindungan.4. Makelar dan Pengaruh.5. Jasa patron kolektif. Dalam konteks kolaboratif keberhasilan hubungan patron-klien bergantung pada kemampuan kedua belah pihak untuk membangun kepercayaan dan saling menghargai. Hubungan yang kuat ini dapat menciptakan jaringan sosial yang lebih luas dan meningkatkan akses klien terhadap sumber daya yang sebelumnya kurang maksimal. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga keseimbangan kekuasaan dan memastikan bahwa hubungan tersebut tidak hanya menguntungkan satu pihak. Hubungan patron klien buruh dan pemilik tambak yang terjadi di usaha tambak budidaya udang vaname Desa Gampong Baro dikarenakan adanya hubungan patron klien secara kolaboratif dengan tujuan saling menguntungkan tanpa adanya eksploitasi dari pihak pemilik( patron ) terhadap buruh (klien).&#13;
&#13;
Kata Kunci: Patron Klien, Kolaboratif, Pertukaran, Buruh, Pemilik,  Vaname</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154813</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 09:03:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 10:43:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>