<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154809">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PERAN STRATEGIS DAN PENINGKATAN KAPASITAS PEKERJA SOSIAL PEREMPUAN UNTUK MITIGASI BENCANA DI ACEH.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Saleh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tsunami Samudra Hindia tahun 2004 membawa dampak besar bagi Aceh, wilayah yang rawan terhadap gempa bumi dan tsunami, sekaligus mengubah kondisi fisik dan sosial masyarakatnya. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah mitigasi yang efektif dan inklusif. Pekerja sosial perempuan memiliki peran penting dalam mendukung komunitas terdampak, terutama dalam upaya pendampingan dan pemulihan korban bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman pekerja sosial perempuan di Aceh pasca-tsunami, dengan fokus pada peran dan strategi peningkatan kapasitas untuk mitigasi bencana di Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan analisis tematik untuk menganalisis data mengidentifikasi pola atau tema penting dari data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 20 pekerja sosial perempuan yang aktif di Aceh. Penelitian ini menggunakan teori sistem ekologis yang relevan dengan penelitian sosial yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial perempuan memainkan peran kunci dalam setiap tahap mitigasi bencana, mulai dari penyuluhan pra-bencana hingga pendampingan psikososial pasca-bencana. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya, dukungan, serta hambatan sosial budaya seperti stigma terhadap peran mereka. Peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan dianggap sangat penting untuk meningkatkan efektivitas mereka dalam menangani tantangan ini. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengintegrasian perspektif gender dalam kebijakan mitigasi bencana, yang dapat memperkuat peran pekerja sosial perempuan dalam mempercepat pemulihan komunitas pasca-bencana. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan yang lebih inklusif dan sensitif gender dalam manajemen bencana, serta mendorong pengakuan dan penguatan peran pekerja sosial perempuan dalam konteks kebencanaan di Aceh.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci : Perempuan , Pekerja Sosial, Tsunami, Bencana&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154809</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-24 22:33:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-25 10:37:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>