Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI HASIL TANGKAPAN SAMPINGAN RN(BYCATCH) ALAT TANGKAP TRAMMEL NET YANG RNDIDARATKAN DI PERAIRAN KUALA BUGAK, RNACEH TIMUR
Pengarang
Muhammad Rozham - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Junaidi M. Affan - 197805172003121003 - Dosen Pembimbing I
Rianjuanda - 198603092019031009 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2011103010100
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Trammel net (jaring 3 lapis) merupakan alat tangkap yang digunakan oleh
nelayan Kuala Bugak untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan. Hasil tangkapan
trammel net beraneka ragam, baik dari segi ukuran maupun jenis hasil tangkapan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Proporsi hasil tangkapan utama (main
catch), sampingan (bycatch), dan hasil tangkapan buangan (discard) pada alat
tangkap trammel net, dan mengetahui ukuran dan status konservasi dari spesies hasil
tangkapan sampingan (bycatch) dan hasil tangkapan buangan (discard) pada alat
tangkap trammel net. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2024. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara
dengan mengikuti langsung kegiatan nelayan ketika mendaratkan hasil tangkapan.
hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 42 spesies ikan yang tertangkap secara
keseluruhan, dengan rincian hasil tangkapan utama yaitu 1 spesies, hasil tangkapan
sampingan 36 spesies, dan hasil tangkapan yang dikembalikan ke alam 5 spesies.
Hasil tangkapan sampingan (bycatch) pada alat tangkap trammel net lebih dominan
dibandingkan dengan hasil tangkapan utama (main catch) dikarenakan hasil
tangkapan utama hanya 1 spesies. Persentase hasil tangkapan utama yaitu 17,4%
dengan berat total 22,400 kg, hasil tangkapan sampingan yaitu 80,2% dengan berat
total 103,215 kg, hasil tangkapan buangan yaitu 2,4% dengan berat total 3,075 kg.
Ukuran ikan yang tertangkap pada penelitian ini sangat beraneka ragam, dengan
ukuran ikan terpanjang yaitu belut laut (Strophidon sathete) dengan ukuran 108 cm
dan ikan pari (Himantura jenkinsii ) dengan ukuran 65 cm. Ukuran hasil tangkapan
terpendek yaitu ikan teri (Stolephorus indicius ) dengan ukuran 9 cm. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Terdapat 6 spesies ikan yang tergolong juvenil atau dibawah
tingkat kedewasaan (lenght maturity). Pada penelitian ini tidak ada jenis ikan yang
dilindungi dan terancam punah berdasarkan UU No. 1 tahun 2021, namun
berdasarkan IUCN terdapat 31 spesies dengan status least concern (berisiko rendah),
2 spesies dengan status data deficient (kurang data), 1 spesies dengan status
endangered (terancam), 2 spesies dengan status Vulnerable (rentan) dan 5 spesies
dengan status Not evaluated (tidak dievaluasi). Dari seluruh hasil tangkapan
sampingan maupun buangan tidak terdapat spesies yang termasuk dalam kategori
Appendix.
Kata Kunci : Trammel net, hasil tangkapan utama, hasil tangkapan sampingan, hasil
tangkapan buangan, ukuran, status konservasi.
The trammel net (three-layer net) is a fishing gear used by fishermen in Kuala Bugak for fishing activities. The catch from the trammel net varies in both size and species. This study aims to determine the proportion of the main catch, bycatch, and discard catch from trammel nets, as well as to assess the size and conservation status of bycatch and discard species caught with trammel nets. The research was conducted in December 2024. The methods used in this study were observation, documentation, and interviews, directly following the fishing activities as the fishermen landed their catch. The results show that a total of 42 fish species were captured, consisting of 1 main catch species, 36 bycatch species, and 5 discard species. Bycatch from trammel nets was more dominant than the main catch, as there was only 1 species in the main catch. The percentage of the main catch was 17.4% with a total weight of 22.400 kg, bycatch accounted for 80.2% with a total weight of 103.215 kg, and the discard catch made up 2.4% with a total weight of 3.075 kg. The sizes of the fish captured in this study were highly diverse, with the longest fish being the sea eel (Strophidon Sathete) at 108 cm and the stingray (Himantura jenkinsii) at 65 cm. The smallest fish captured was the anchovy (Stolephorus indicius) at 9 cm. The results also show that 6 species of fish were juvenile or below maturity length. No protected or endangered species were found according to Law No. 1 of 2021, but based on the IUCN Red List, 31 species were classified as Least Concern, 2 species as Data Deficient, 1 species as Endangered , 2 species as Vulnerable and 5 species as not evaluated. None of the bycatch or discard species are listed in the CITES Appendix. Keywords: Trammel net, main catch, bycatch, discard catch, size, conservation status.
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP TRAMMEL NET BERBASIS CODE OF CONDUCT OF RESPONSIBLE FISHERIES (CCRF) DI PERAIRAN KUALA BUGAK, ACEH TIMUR. (MUHAMMAD NAUFAL, 2023)
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP TRAMMEL NET DI KUALA BUGAK, RNKABUPATEN ACEH TIMUR (MUHAMMAD SYAUQAS NUR, 2025)
KARAKTERISTIK HASIL TANGKAPAN DAN TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP TRAMMEL NET DI PERAIRAN LANGSA (Arie Ramadhan, 2018)
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN TRAMMEL NET DI PERAIRAN KUALA BUGAK, ACEH TIMUR (RISKI PUTRA ARFI, 2023)
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP TRAMMEL NET DI PERAIRAN ALUE NAGA (MUHAMMAD RIZKI ABD, 2021)