ANALISA KUALITATIF BAKTERIOLOGIS PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISA KUALITATIF BAKTERIOLOGIS PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Mawardi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0609200090012

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S2) / PDDIKTI : 24101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Teknik Kimia., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kebutuhan masyarakat akan air yang siap minum, semakin meningkat mendorong tumbuhnya industri depot air minum isi ulang yang siap melayani masyarakat dengan cara mengisi galon yang dibawanya ke depot air minum isi ulang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa bakteriologis pada air hasil olahan depot air minum isi ulang di Kota Banda Aceh. Hasil pemeriksaan sampel air baku 18 depot air minum didapatkan sebanyak 38.8 % mengandung bakteri Escherichia coli dan 66.7 % sampel didapatkan coliform sementara basil pengujian sampel air olahan didapatkan 33.3 % sampel coliform dan 27.8 % mengandung Escherichia coli, 27.8 % depot air minum mengantikan lampu sterilisasi > 12 bulan, dan 50 % depot air minum melakukan pergantian cadtige > 4 bulan, pH air baku rata- rata 6.98, analisa bivariat mcnunjukknn Tidak ada hubungan antar sumber air baku dengan kualitatif coliform dan Escherichia coli pada air hasil olahan (p value coliform = 0.129 > a 0.05) dan ( p value E.coli =0.47 > a 0.05 ),Tidak ada hubungan antara pergantian catriged dengan kualitatif coliform pada air hasil olahan (p value coliform = 0.052 > a 0.05 ), ada hubungan antara pergantian catriged dengan kualitatifEscherichia coli ( p value E.coli =0.011 a 0.05 ),Waktu yang efektif untuk melakukan proses desinfeksi air dengan mcnggunakan metode penyinaran lampu Ultra Violet adalah z4 menit.
Sebaiknya sistem pengolahan air minum depot harus mendapat sertifikasi dari lembaga yang memiliki kompetensi, dilakukan pengawosan secara rutin dan mewajibkan depot air minum untuk memeriksakan produknya kelaboratorium yang telah terakreditasi minimal tiap 6 bulan, perlu dilakukan pergantian calriged sesuai anjuran, masa pakai lampu ultra violet minimal 12 bulan, untuk variabel sumber air,pH,TDS, meskipun secara stntistik tidak menunjukkan hubungan,penulis tetap menyarankan agar supaya dapat mcngikuti anjuran/ketetapan terutama sumber air baku yang memiliki sertifikat laik sehat, (pH, TDS) sehingga meringankan beban kerja mesin pengolah, kepada peneliti' lain disarankan agar menambah jumlah variabel, memperluas lokasi atau dacrah penelitian, termasuk jumlah sampel yang digunakan sehingga kesimpulan dari hasil penelitian lanjutan akan lebih representative lagi.

Kata kunci : Bakteriologis, depot air minum isi ulang,

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK