PENGARUH LINGKUNGAN BUDAYA PENDIDIKAN TERHADAP INTENSITAS PERAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA PERGURUAN TINGGI DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH LINGKUNGAN BUDAYA PENDIDIKAN TERHADAP INTENSITAS PERAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA PERGURUAN TINGGI DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM


Pengarang

Mulyadi AR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0292070018

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S2) / PDDIKTI : 62101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Sains Akuntansi., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Akuntansi bukan sekedar technical practice, tetapi juga social and culture practice, ia dapat memiliki kekuatan untuk mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat (Rasyid, 2002:6), ia juga merupakan anak budaya setempat (Masturi, 2003:3). Pendidikannya dibutuhkan karena factor culture sebagai fungsi dan pengendalian, dan juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap intensitas peran akuntansi manajemen dalam ruang lingkup pendidikan tinggi. Temuan terdahulu menunjukan bahwa ada kesenjangan antara akademisi dan praktisi, ada keraguan akuntan manajemen memposisikan dirinya scbagai penasihat manajer dan tidak memperoleh keyakinan tentang keandalan teknik-teknik akuntansi manajemen. (Rasyid, 1998 ; Putra danNaim, 2000:282).
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan budaya pendidikan terhadap intensitas perari akuntansi manajemen pada perguruan tinggi di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. ­
lnstrumen yang digunakan terdiri dari enam dimensi-dimensi karakteristik budaya praktis yang dikembangkan oleh Hofstede et, all (1990) dan intensitas PAM meliputi sistem informasi akuntansi manajemen, pengambilan keputusan, serta perencanaan dan pengendalian. Populasi dan sampel penelitian ini terdiri pimpinan/pengelola, tenaga pengajar/dosen, dan staf akademisi/keuangan pada beberapa Perguruan Tinggi di Provinsi NAD, penycbaran kuesioner sejnmlah 197, pengembalian kuesioner 145, dan yang memenuhi sarat untuk diproses 132 responden (67%): Metode analisis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi, dan pemrosesan data dilakukan menggunakan SPPS for Windows version 12.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam lingkungan budaya pendidikan tinggi yang berkarakteristik orientasi pada hasil memiliki rerata IPAM Jebih tinggi daripada karateristik budaya pada proses, ha! yang sama juga diperoleh bahwa lingkungan budaya berkarakter sistem tertutup memiliki rerata IPAM lebih tinggi daripada sistem terbuka. Secara keseluruhan pengaruh lingkungan budaya pendidikan dferhadap intensitas PAM pada Perguruan Tinggi di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebesar 21,5%., dan sisa 78,5% dipengaruhi oleh faktor lain, seperti honorarium, kinerja, sarana dan suasana.

Kata Kunci : Budaya, Lingkungan Pendidikan, clan
lntensitas Peran Akuntansi Manajemen

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK