<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154697">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN PERTANAMAN NILAM DI KECAMATAN PANGA KABUPATEN ACEH JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rafiki Alfira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas pertanian Ilmu Tanah</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rafiki Alfira 2005108010059. “Evaluasi Beberapa Sifat Kimia Tanah Pada Lahan&#13;
Pertanaman Nilam Di Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya”. Dibawah bimbingan Ilyas&#13;
sebagai pembimbing utama dan Zuraida sebagai pembimbing anggota. &#13;
RINGKASAN&#13;
Tanaman nilam (Pogostemon Cablin Benth. ) adalah salah satu jenis tanaman yang &#13;
menghasilkan minyak dengan nilai ekonomi yang tinggi. Tanaman nilam termasuk dalam&#13;
kategori yang membutuhkan kebutuhan hara cukup tinggi, khususnya nitrogen, fosfor, dan&#13;
kalium, sehingga perlu dilakukan pemupukan jika tanah tidak dapat memberikan unsur hara&#13;
yang cukup bagi tanaman. Ketersediaan unsur hara makro yang optimal menjadi faktor&#13;
penting dalam mencapai hasil panen nilam yang berkuantitas serta kualitas minyak yang&#13;
tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi sifat kimia tanah pada&#13;
lahan pertanaman nilam yang berada di Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya. &#13;
Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survey tanah pada lahan perkebunan&#13;
nilam di 8 lokasi yang terdapat di Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya. Penentuan titik &#13;
pengambilan sampel tanah dilakukan dengan cara purposive sampling, dimana pada setiap&#13;
lokasi penelitian diambil 5 titik, kemudian sampel tanah dikompositkan menjadi 1 sampel,&#13;
sehingga jumlah sampel tanah yang di dapatkan pada penelitian ini yaitu 8 sampel. Sampel&#13;
tanah diambil pada kedalaman 0-20 cm dari permukaan tanah, kemudian sampel tanah&#13;
dimasukkan ke dalam plastik yang diberi nama atau kode menggunakan kertas label.&#13;
Selanjutnya penelitian dilanjutkan di Laboratorium Kimia Tanah dan Laboratorium&#13;
Penelitian Tanah dan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala untuk analisis&#13;
sifat kimia dan unsur hara tanah. Hasil analisis tanah disesuaikan pada kriteria penilaian sifat&#13;
kimia tanah menurut Pusat Penelitian Tanah (1995).&#13;
Hasil penelitian menunjukkan nilai pH tanah pada lahan kebun nilam memiliki&#13;
kriteria agak masam (6,19-6,72) dan masam (5,20-5,29). Nilai C-Organik pada lokasi&#13;
penelitian terdapat 5 kelas yaitu kriteria sangat rendah (0,71%), rendah (1,06%), sedang&#13;
(2,05-2,72%), tinggi (3,41-3,69%), dan sangat tinggi (6,74%). Kandungan N-total tanah&#13;
pada lokasi penelitian memiliki kriteria rendah (0,13-0,15%) dan sedang (0,27-0,32%).&#13;
Kandungan P-tersedia pada lokasi penelitian memiliki kriteria rendah (4,31-5,2 ppm) dan&#13;
sedang (6,14-8,25 ppm). Kandungan Ca-dd pada lokasi penelitian memiliki kriteria sangat&#13;
rendah (0,20-1,85 cmol(+)kg&#13;
) dan tinggi 12,82. Kandungan&#13;
Mg-dd pada lokasi penelitian memiliki kriteria rendah (0,41-0,60 cmol(+)kg&#13;
-1&#13;
), sedang (6,69-10,26 cmol(+)kg&#13;
-1&#13;
), sedang (1,421,62&#13;
&#13;
cmol(+)kg&#13;
-1&#13;
.&#13;
Kandungan K-dd pada lokasi penelitian memiliki kriteria rendah (0,20 cmol(+)kg&#13;
-1&#13;
), tinggi (2,23-6,77 cmol(+)kg&#13;
-1&#13;
) dan sangat tinggi (8,36 cmol(+)kg&#13;
-1&#13;
), sedang&#13;
(0,54 cmol(+)kg&#13;
-1&#13;
). &#13;
 &#13;
-1&#13;
), tinggi (0,85-0,90 cmol(+)kg&#13;
-1&#13;
), dan sangat tinggi (1,04-1,54 cmol(+)kg&#13;
-1&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL FERTILITY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ESSENTIAL OILS - CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>631.41</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154697</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-24 12:41:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-24 15:36:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>