<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154651">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI PEMBUATAN DEODORAN SPRAY DENGAN VARIASI KONSENTRASI MINYAK SEREH WANGI (CYMBOPOGON NARDUS) DAN MINYAK NILAM (POGOSTEMON CABLIN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AL MATIN HAKIM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Teknologi Hasil Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Deodoran merupakan salah satu produk yang digunakan untuk mengatasi bau badan akibat aktivitas bakteri pada keringat. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan deodoran spray berbasis minyak atsiri alami, yaitu minyak sereh wangi dan minyak nilam, serta mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasinya terhadap uji pH, aktivitas antibakteri, organoleptik, dan uji iritasi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan dua faktor, yaitu konsentrasi minyak sereh wangi (0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%) dan konsentrasi minyak nilam (0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%), sehingga diperoleh 16 perlakuan dengan dua kali pengulangan. Parameter yang diuji meliputi nilai pH, aktivitas antibakteri, uji organoleptik (hedonik dan deskripsi), serta uji iritasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi minyak sereh wangi dan minyak nilam berpengaruh sangat nyata (P ≤ 0,01) terhadap pH, aktivitas antibakteri, serta deskripsi aroma minyak sereh wangi dan minyak nilam. Uji pH menunjukkan bahwa nilai pH formulasi berada dalam rentang 4,5 – 6,5, yang masih sesuai dengan standar pH kulit manusia. Pengujian antibakteri menunjukkan zona hambat berkisar 4,5 – 16 mm, yang tergolong dalam kategori daya hambat sedang hingga kuat. Uji hedonik aroma menghasilkan nilai 2,55 – 3,63, menunjukkan tingkat kesukaan yang cukup baik. Tidak ditemukan pengaruh yang signifikan terhadap uji iritasi, sehingga deodoran spray ini dapat dikategorikan aman digunakan. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa formulasi deodoran spray berbasis minyak sereh wangi dan minyak nilam memiliki potensi sebagai alternatif alami dalam mencegah bau badan dengan sifat antibakteri yang baik, nilai pH yang sesuai dengan kulit, serta diterima oleh panelis dalam uji organoleptik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154651</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-24 11:14:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-24 11:44:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>