<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154633">
 <titleInfo>
  <title>STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH WET-DRY CYCLE TERHADAP PENETRASI ION KLORIDA PADA BETON BERTULANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DWI NOVIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beton bertulang banyak digunakan pada struktur pesisir seperti dermaga kapal dan anjungan lepas pantai yang rentan terhadap lingkungan korosif. Kerusakan struktur akibat korosi tulangan menjadi isu penting, terutama karena penetrasi ion klorida dari air laut yang dapat menyebabkan karat pada baja tulangan, sehingga mengurangi durabilitas beton. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa struktur beton bertulang yang terendam air laut, seperti yang terjadi akibat tsunami 2004 di Aceh, mengalami risiko korosi yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak terendam. Penurunan durabilitas beton ini disebabkan oleh difusi ion klorida dalam beton. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh wet dry cycle terhadap penetrasi ion klorida pada beton bertulang dengan menggunakan metode chloride colorimetric. Hasil penelitian menunjukan bahwa, perlakuan wet dry pada beton dapat mempercepat penetrasi ion klorida diiringi dengan rentang waktu perendaman yang semakin lama semakin meningkatkan level korosi beton tersebut. Ini dibuktikan dengan, dalam waktu 30 hari beton yang mulanya belum terkorosi kemudian diberikan perlakuan wet dry dapat menghasilkan nilai potensial sebesar -417 mV hingga -489,3 mV. Tidak hanya itu, ion yang telah berdifusi terlihat jelas perbandingannya antara sebelum dan sesudah perlakuan kolorimetri.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154633</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-24 10:48:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-24 11:26:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>