<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154555">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DOSIS KOMPOS TERHADAP PERUBAHAN SIFAT BIOLOGI DAN KIMIA PADA TANAH ULTISOL DI KECAMATAN JANTHO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SINTA FAULA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sinta Faula 2005108010057. “Pengaruh Dosis Kompos terhadap Perubahan Sifat Biologi&#13;
dan Kimia pada Tanah Ultisol di Kecamatan Jantho”. Dibawah bimbingan Hifnalisa sebagai&#13;
pembimbing utama dan Yusnizar sebagai pembimbing anggota. &#13;
RINGKASAN &#13;
 &#13;
Ultisol merupakan tanah yang sebarannya cukup luas yaitu mencapai 25% dari luas &#13;
daratan di Indonesia sehingga dapat digunakan sebagai lahan pertanian. Ultisol memiliki&#13;
tingkat kesuburan yang rendah, struktur gumpal, agregat berselaput liat sehingga total ruang&#13;
pori rendah. Maka dari itu salah satu tujuan upaya yang dilakukan untuk memanfaatkan&#13;
Ultisol sebagai lahan pertanian diperlukan adanya pemberian dosis kompos yang seimbang&#13;
sehingga unsur hara yang dibutuhkan dapat tercukupi untuk memperbaiki sifat biologi dan&#13;
kimia. Pemberian kompos tidak hanya dapat menambah unsur hara tetapi memperbaiki sifatsifat&#13;
tanah&#13;
termasuk&#13;
Ultisol.&#13;
&#13;
 &#13;
Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan &#13;
tujuh perlakuan dan tiga ulangan berpola non faktorial. Susunan perlakuan dosis kompos&#13;
yaitu, P0 = kontrol; P1 = 12,5 g kompos; P2 = 25 g kompos; P3 = 37,5 g kompos; P4 = 50 g&#13;
kompos; P5 = 75 g kompos; P6 = 100 g kompos. Pengamatan yang diamati pada sifat biologi&#13;
tanah (Total Mikroorganisme, Mikroorganisme Pelarut Fosfat, Azotobacter sp., dan&#13;
Respirasi Tanah) dan sifat kimia tanah (pH,  C-organik, N-total, dan rasio C/N). Analisis&#13;
dilakukan di Laboratorium Biologi Tanah dan Laboratorium Analisis Tanah dan Tanaman&#13;
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Data pengamatan diolah dengan menggunakan&#13;
sidik ragam (ANOVA). Apabila perlakuan menunjukkan pengaruh nyata maka dilanjutkan&#13;
dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%.&#13;
 &#13;
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dosis kompos pada Ultisol berpengaruh tidak &#13;
nyata terhadap Total Mikroorganisme, Mikroorganisme Pelarut Fosfat, Azotobacter sp.,&#13;
serta terhadap sifat kimia pH, C-organik, N-total, dan rasio C/N. Namun, pengamatan yang&#13;
menunjukkan berpengaruh nyata akibat pemberian dosis kompos pada Ultisol yaitu terhadap&#13;
Respirasi Tanah. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMPOST</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL FERTILITY</topic>
 </subject>
 <classification>631.422</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154555</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-23 15:10:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-24 09:46:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>