<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15444">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN STRUKTUR HISTOLOGI KULIT SAPI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>raihan amelia putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan melihat struktur histologi kulit pada sapi aceh. Hewan yang digunakan adalah tiga ekor sapi aceh jantan berumur 4,5 tahun. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola satu arah. Jaringan kulit masing-masing hewan diambil pada tiga lokasi yaitu femur, skapula dan tulang belakang. Jaringan kulit kemudian diproses secara mikroteknik dengan pewarnaan Hematoxilin Eosin (HE), kemudian diamati di bawah mikroskop dengan pembesaran 4x10 dan diukur dengan micrometer eye piece. Hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis varian (ANAVA) dan jika berpengaruh dilanjutkan dengan uji Duncan. Rata-rata ± ketebalan lapisan epidermis di daerah tulang belakang, femur, dan scapula berturut-turut adalah 57,3±1,15; 43,3±1,5; 42,0±2,00. Rata-rata ± ketebalan lapisan dermis di daerah tulang belakang, femur, dan scapula berturut-turut adalah 592,7±12,7; 528,7±19,7; 536,7±11,5. Rata-rata ± ketebalan lapisan subkutis di daerah tulang belakang, femur, dan scapula berturut-turut adalah 4003±5,7; 4096±5,7; 4098±2,8. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lapisan epidermis dan dermis di daerah tulang belakang lebih tebal dibandingkan dengan lapisan epidermis dan dermis di daerah skapula dan femur, namun lapisan subkutis lebih tipis di daerah tulang belakang dibandingkan dengan daerah femur dan skapula.  &#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>15444</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-06 13:26:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-07 10:18:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>