KARAKTERISTIK HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN BINTANG (PORTUNUS SANGUINOLENTUS) MENGGUNAKAN BUBU YANG DIDARATKAN DI ALUE NAGA, RNBANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KARAKTERISTIK HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN BINTANG (PORTUNUS SANGUINOLENTUS) MENGGUNAKAN BUBU YANG DIDARATKAN DI ALUE NAGA, RNBANDA ACEH


Pengarang

Azka Rafiki - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rianjuanda - 198603092019031009 - Dosen Pembimbing I
Ilham Zulfahmi - 198807162020121002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1911103010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik hasil tangkapan rajungan bintang (Portunus sanguinolentus) yang didaratkan menggunakan alat tangkap bubu di Kampung Alue Naga, Banda Aceh. Penelitian dilakukan selama Agustus hingga Oktober 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 150 ekor rajungan, terdiri dari 89 jantan dan 61 betina. Parameter yang diukur meliputi panjang, lebar karapas, dan berat tubuh rajungan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas rajungan mengalami pertumbuhan alometrik negatif (b < 3), dengan lebar karapas 54–105 mm dan berat 34–180 gram. Namun, sebagian besar hasil tangkapan belum memenuhi kriteria ukuran layak tangkap berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 07/PERMEN-KP/2024, yaitu lebar karapas minimal 10 cm dan berat minimal 60 gram. Persentase rajungan yang memenuhi ukuran layak tangkap hanya sebesar 30,6%. Temuan ini menunjukkan perlunya pengawasan dan pengelolaan yang berkelanjutan dalam kegiatan penangkapan rajungan di perairan Alue Naga.

Kata Kunci: rajungan bintang (Portunus sanguinolentus), bubu, ukuran layak tangkap, Alue Naga, Banda Aceh. 

This study aimed to analyze the catch characteristics of star crab (Portunus sanguinolentus) landed using crab traps in Alue Naga Village, Banda Aceh. The research was conducted from August to October 2024, involving 150 crab samples, including 89 males and 61 females. Measured parameters included carapace length, carapace width, and body weight. The findings revealed that most star crabs showed negative allometric growth (b < 3), with carapace widths ranging from 54–105 mm and weights between 34–180 grams. However, the majority of the crabs caught did not meet the minimum catchable size regulated by the Ministerial Regulation of Marine Affairs and Fisheries of Indonesia No. 07/PERMEN-KP/2024, which specifies a minimum carapace width of 10 cm and a minimum weight of 60 grams. Only 30.6% of the crabs met the catchable size standard. These results suggest the need for monitoring and sustainable management of star crab fisheries in Alue Naga waters. Keywords: star crab (Portunus sanguinolentus), crab traps, catchable size, Alue Naga, Banda Aceh.

Citation



    SERVICES DESK