<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154375">
 <titleInfo>
  <title>REMAINING LIFE ASSESSMENT  BAJA STRUKTUR H-BEAM JEMBATAN CAFE APUNG PT. MEDCO E&amp;P MALAKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAFIE MAULANA ALFAREZY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jembatan merupakan infrastruktur vital yang harus memiliki ketahanan struktural optimal untuk menjamin keselamatan dan keberlanjutan operasional. Salah satu ancaman utama pada struktur baja jembatan adalah korosi, yang dapat menyebabkan penurunan ketebalan material dan kegagalan struktural. Penelitian ini mengevaluasi sisa umur pakai (Remaining Life Assessment, RLA) pada baja struktur H-Beam Jembatan Cafe Apung PT Medco E&amp;P Malaka menggunakan metode Ultrasonic Thickness Gauge (UTG). Pengukuran dilakukan pada 40 titik di Top Flange, Bottom Flange, dan Web Flange. Hasil analisis menunjukkan bahwa Web Flange memiliki remaining life terkecil dengan laju korosi tinggi, terutama di zona kanan (0,57 mm/tahun) dan tengah (0,56 mm/tahun), dengan remaining life hanya 9 tahun. Sementara itu, Bottom Flange di zona tengah memiliki laju korosi terendah (0,06 mm/tahun) dengan remaining life hingga 203 tahun. Faktor utama penyebab korosi adalah siklus basah-kering akibat atmosfer lingkungan sekitar. Zona kanan mengalami laju korosi lebih tinggi akibat tingginya kelembaban dan kurangnya ventilasi. Untuk memperpanjang umur pakai struktur, direkomendasikan strategi mitigasi seperti pelapisan ulang anti-korosi, inspeksi rutin menggunakan NDT, pembersihan endapan garam, serta peningkatan sistem drainase. Implementasi strategi ini akan membantu mempertahankan keandalan jembatan, memperpanjang umur pakai baja, serta meminimalkan risiko kegagalan struktural akibat korosi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154375</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 16:31:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-23 09:24:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>