<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154367">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH POLITIK IDENTITAS TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN MA’RUF AMIN SEBAGAI WAKIL PRESIDEN PADA PERIODE (2019-2024)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.AQIL KHAIRY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini mengkaji peran politik identitas dalam membentuk gaya kepemimpinan dan aktivitas politik Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024. Latar belakang keagamaan Ma’ruf Amin, yang berasal dari kalangan ulama terkemuka, menjadi elemen penting dalam menentukan arah kebijakan dan strategi politik yang ia jalankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana politik identitas mempengaruhi kepemimpinan Ma’ruf Amin serta kebijakan yang diambil dalam pemerintahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teori politik identitas dan kepemimpinan situasional, untuk menggali dinamika antara identitas politik dan kebijakan yang dikembangkan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik identitas yang diterapkan Ma’ruf Amin tidak hanya memperkuat legitimasi politik dalam Pemilu 2019, tetapi juga membawa fokus kepemimpinan pada pemberdayaan sektor keagamaan dan ekonomi syariah. Dengan gaya kepemimpinan situasional, Ma’ruf Amin berhasil menciptakan keseimbangan antara identitas keagamaan dan kebutuhan politik inklusif, meskipun tantangan besar tetap ada dalam memastikan kebijakan yang diambil dapat diterima oleh seluruh kelompok sosial di Indonesia yang multikultural. Rekomendasi penelitian ini adalah pentingnya memperkuat koordinasi antara Wakil Presiden dan Presiden dalam merumuskan kebijakan yang memperhatikan kepentingan berbagai kelompok. Selain itu, peningkatan komunikasi publik yang lebih efektif diperlukan untuk memperbaiki persepsi masyarakat terhadap kebijakan yang berorientasi pada keberagaman, sehingga dapat mendukung stabilitas politik dan sosial yang lebih inklusif.&#13;
Kata Kunci: Ma’ruf Amin, Politik identitas, kepemimpinan situasional.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154367</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 16:13:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-23 09:52:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>