<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154327">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI MIKROPLASTIK DI PERAIRAN MUARA KREUNG ACEH, KAMPUNG JAWA , BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HARITS SYUJA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Muara Krueng Aceh, Kampung Jawa, Banda Aceh, merupakan kawasan aktivitas perikanan dan jalur pelabuhan yang berpotensi menghasilkan limbah plastik akibat aktivitas antropogenik. Limbah plastik ini dapat terakumulasi di perairan dan terfragmentasi menjadi mikroplastik, yaitu partikel hasil degradasi plastik berukuran kurang dari 5 mm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, warna, dan jenis mikroplastik di perairan Muara Krueng Aceh, Kampung Jawa, serta melengkapi data terkait sebaran mikroplastik dan dampak pencemaran plastik di kawasan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2024 dengan metode purposive sampling untuk pengambilan sampel air laut di satu stasiun, dilakukan dalam tiga kali pengulangan. Identifikasi mikroplastik dilakukan di Laboratorium Kimia Laut Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala menggunakan mikroskop binokuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis mikroplastik yang ditemukan di perairan Muara Krueng Aceh, yaitu fiber, fragmen, dan film. Rata-rata jumlah mikroplastik yang ditemukan adalah 5,8 partikel untuk fiber, 5,8 partikel untuk fragmen, dan 6 partikel untuk film, dengan kelimpahan mikroplastik rata-rata sebesar 64 partikel/liter.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154327</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 15:06:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 15:22:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>