<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154301">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN INDEKS KETAHANAN PANGAN DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN GEOGRAPHICALLY WEIGHTED PANEL REGRESSION (GWPR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DEVISIA RAHAYU</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketahanan pangan merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kesejahteraan suatu daerah. Provinsi Aceh memiliki ketahanan pangan yang baik, namun beberapa kabupaten/kota masih berstatus rentan akibat perbedaan faktor spasial dan non-spasial yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang dominan memengaruhi Indeks Ketahanan Pangan (IKP) di Provinsi Aceh selama periode 2019-2023. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari website Badan Pangan Indonesia dengan variabel yang digunakan terdiri dari satu variabel dependen dan tujuh variabel independen. Penelitian ini menggunakan analisis Geographically Weighted Panel Regression (GWPR) dengan pendekatan pada regresi data panel yaitu Random Effect Model (REM). Hasil penelitian membuktikan bahwa IKP dan faktor-faktor yang memengaruhinya di Provinsi Aceh bervariasi antar kabupaten/kota. Penelitian ini membentuk 19 model GWPR dengan 13 kelompok variabel yang signifikan. Pemodelan GWPR yang terpilih yaitu dengan menggunakan pembobot Adaptive Kernel Bisquare dengan nilai AIC terkecil yaitu 699,0859 dan nilai R2 terbesar yaitu 89,21%. Variabel yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap IKP adalah persentase rumah tangga dengan pengeluaran pangan lebih dari 65% terhadap total pengeluaran konsumsi, persentase rumah tangga tanpa air bersih, rasio jumlah penduduk per tenaga kesehatan terhadap tingkat kepadatan penduduk, angka harapan hidup, persentase penduduk miskin, rata-rata lama sekolah perempuan berusia di atas 15 tahun, serta rasio konsumsi normatif terhadap produksi bersih.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154301</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 13:11:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 15:05:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>