<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154259">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI KONSEP COMMUNITY BASED TOURISM RNDI DESA AGROWISATA NUSA, KECAMATAN LHOKNGA, KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hanifah Atiqah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada tahun 2015 Desa Nusa resmi menggunakan konsep community based tourism atau pariwisata berbasis masyarakat. Namun, sejalan dengan penerapannya, berdasarkan pernyataan pihak lembaga ternyata masyarakat lokal masih memiliki pemahaman yang kurang mengenai destinasi wisata, masyarakat hanya sekedar mengikuti arahan dari Lembaga Pariwisata Nusa. Keterbatasan dalam sumber daya dan pengetahuan menjadi tantangan utama dalam implementasi penuh konsep community based tourism di Desa Nusa. Oleh karena itu, menganalisis tingkat implementasi community based tourism serta menganalisis pengaruh kapasitas masyarakat dan kepemilikan lokal terhadap tingkat impelementasi community based tourism perlu untuk dilakukan. Penelitian ini dilakukan di Desa Agrowisata Nusa, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar pada bulan Desember 2024. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 733 jiwa. Pengambilan sampel menggunakan metode puposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 88 sampel. Jenis data yang digunakan data primer dari wawancara mendalam, kuesioner dan observasi. Data sekunder dari dokumen pendukung yang terdapat di Desa Agrowisata Nusa, data dari BPS, buku-buku dan jurnal-jurnal referensi yang sesuai dengan tujuan dari penelitian. Kemudian data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat implementasi community based tourism, tingkat kapasitas masyarakat dan tingkat kepemilikan lokal. Kemudian Analisis Regresi Linear Berganda untuk menganalisis pengaruh kapasitas masyarakat dan kepemilikan lokal terhadap implementasi community based tourism di Desa Agrowisata Nusa. Penelitian ini menemukan bahwa tingkat implementasi community based tourism di Desa Wisata Nusa tergolong pada kategori tinggi dengan skor sebesar 4,08. Kemudian tingkat kapasitas masyarakat juga tergolong pada kategori tinggi dengan skor 4,06. Lalu, tingkat kepemilikan lokal tergolong pada kategori sangat tinggi dengan skor sebesar 4,22. Berdasarkan analisis regresi linear berganda diperoleh bahwa kapasitas masyarakat dan kepemilikan lokal memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap implementasi community based tourism.&#13;
Kata kunci : Community based tourism, kapasitas masyarakat, kepemilikan lokal</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154259</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 12:11:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 12:26:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>