<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154215">
 <titleInfo>
  <title>PERDAGANGAN BUBUK KOPI:</title>
  <subTitle>ANALISA JARINGAN PEDAGANG BUBUK KOPI SOLONG, BUBUKRNKOPI IDDA, BUBUK KOPICEEH23</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Munandar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ulee Kareng adalah daerah penghasil bubuk kopi terbesar di Aceh sehingga usaha-usaha bubuk kopi di Ulee Kareng dari yang usahanya tua, sedang bahkan masih muda dari ketiga pedagang bubuk kopi ini kita akan melihat ketika salah satu pedagang bubuk kopi kekurangan bahan baku, mereka bisa bekerja sama atau mereka bisa saling berkoordinasi dan berkomunikasi dalam membentuk jaringan. Sehingga nantinya pengusaha bubuk kopi muda seperti Kupiceeh23 dapat belajar dari pengusaha bubuk kopi tua ataupun sebaliknya pengusaha bubuk kopi menengah dapat belajar dengan pedaganh bubuk kopi muda ataupun pedagang bubuk kopi yang lebih tua, sehingga mereka para pedagang bubuk kopi dapat saling&#13;
 memenuhi kebutuhan satu sama lainnya, sehinga akan terbentuklah suatu jaringan yang, baik itu jaringan kekuasaan, kepentingan, dan jaringan perasaan. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk untuk melihat dengan menganalisa jaringan sosial yang terjadi pada pedagang bubuk kopi ulee kareng yaitu Bubuk Kopi Solong, Bubuk Kopi Said Ida, dan Kupi Ceeh23 dengan jenis penellitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, data akan dianalisa dari reduksi data, penyajian data sampai penarikan kesimpulan dengan memperoleh hasil bahwa pedagang bubuk kopi di Gampong Ie Masen Ulee Kareng membangun jaringan sosial yang kuat melalui menjaga norma tradisional agar mempertahankan kualitas dan citra produk serta memperkuat Kerjasama dan membuat lubang struktural menjadi kunci memperkuat Kerjasama dan solidaritas dan ketahanan ekonomi dalam komunitas lokal dengan faktor pendukung adanya saling mendukung memasokkan bahan baku dan berbagi informasi pasar, memfasilitasi kolaborasi aktif, meningkatkan efisiensi operasional serta lubang struktural untuk memperkuat kerjasama serta inovasi produk.&#13;
Kata Kunci: Analisa, Bubuk Kopi, Jaringan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154215</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 11:25:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 11:59:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>