<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154205">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI ESCHERICHIA COLI PATOGEN PADA KUCING PENDERITA EAR MITES DI KECAMATAN BANDA RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aura Hajriana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ISOLASI Escherichia coli PATOGEN PADA KUCING PENDERITA EAR MITES  DI KECAMATAN BANDA RAYA&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Escherichia coli merupakan bakteri Gram negatif yang bersifat patogen oportunistik apabila berada pada habitat yang tidak sesuai dan dalam jumlah yang banyak. Secara alami bakteri Escherichia coli merupakan flora normal dalam saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi bakteri Escherichia coli sebagai penyebab infeksi sekunder pada kucing penderita ear mites. Sampel diambil dengan metode cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 20 sampel yang diambil dari 10 desa di Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh. Isolasi dikerjakan berdasarkan Carter (1987). Escherichia coli diisolasi pada media Eosin Methylen Blue Agar (EMBA) menggunakan teknik goresan T dan diinkubasi pada temperature 37°C selama 24 jam hasil positif pada EMBA kemudian dilanjutkan dengan penanaman pada media Sorbitol-Mac Conkey Agar (SMAC) menggunakan teknik goresan T diinkubasi pada temperature 37°C selama 24 jam. Morfologi yang tumbuh kemudian diamati ukuran, bentuk, permukaan, tepi, elevasi dan aspek koloni. Bakteri yang tumbuh pada media EMBA akan menunjukkan warna hijau metalik, sedangkan bakteri yang tumbuh pada media SMAC tidak bewarna. Selanjutnya dilakukan pewarnaan Gram untuk mengelompokkan bakteri Gram negatif atau bakteri Gram positif. Morfologi yang tumbuh, kemudian diamati ukuran, bentuk, permukaan, tepi, elevasi dan aspek koloni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 sampel yang diperiksa terdapat 15 sampel positif Escherichia coli pada media EMBA, kemudian dari 15 sampel yang positif Escherichia coli dilanjutkan penanaman pada media SMAC, seluruhnya menunjukkan hasil positif Escherichia coli patogen. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 75% sampel kucinng penderita ear mites di Kecamatan Banda Raya positif bakteri Escherichia coli patogen.&#13;
Kata kunci: Ear mites, Escherichia coli, kucing, patogen &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154205</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 11:07:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 11:53:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>