STRATEGI PEMBERDAYAAN PENGAWAS SEKOLAH PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SIMEULUE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI PEMBERDAYAAN PENGAWAS SEKOLAH PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SIMEULUE


Pengarang

Sulfian - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0809200050063

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemberdayaan pengawas sekolah merupakan upaya yang harus dilakukan secara terprogram dan berkesinambungan, karena pengawas merupakan salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan strategi pemberdayaan pengawas
sekolah melalui pemberian kewenangan, pelibatan dalam pengambilan keputusan, serta pemberian motivasi. Penelitian ini menggunakn metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, Subjek penelitian adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue dan Pengawas Sekolah. Hasil penelitian menunjukkan: (l) sistem pendelegasian wewenang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan dengan memberikan kewenangan penuh untuk menilai kinerja guru dan kepala sekolah, memberikan kewenangan untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di sekolah, melakukan pembagian wilayah kerja pengawas, membentuk KKPS dan MKPS, meminta laporan bulanan pengawas, dan memberikan kesempatan mengikuti kegiatan pengembangan. (2) Pelibatan pengawas sekolah dilakukn secara langsung dalam pengambilan keputusan yang bersifat mendadak dan tidak biasa terjadi, sedangkan pelibatan tidak langsung melalui laporan bulanan dilakukan dalam pengambilan keputusan yang sifatnya biasa dan terjadi berulang-ulang. (3) Motivasi yang diberikan kepada pengawas adalah memberikan kenderaan dinas roda dua, memberikan kepercayaan, memberikan biaya perjalanan dinas, memberikan perhatian, dan memberikan pujian lisan, dan (4) Kendala yang dialami dalam melakukan pemberdayuan pengawas sekolah di Kabupaten Simeulue, antara lain lemahnya SDM pengawas. Pengawas sekolah direkrut bukan berdasarkan prestasi, tetapi karena sudah tidak produktif mengajar sambil menunggu masa pensiun, guru yang bermasalah di tempat tugas, serta kepala sekolah yang mengundurkan diri. Kendala lainnya, menyangkut masalah anggaran yang dikelola dinas pendidikan, menyebabkan birya yang sudah dianggarkan tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, bahkan sebagian besar tidak dapat dicairkan karena keterlambatan proses administrasi.


Kata Kunci : Strategi, Pemberdayaan dan Pengawas Sekolah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK