<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154107">
 <titleInfo>
  <title>SEBARAN SPASIAL HABITAT BURUNG RAPTOR BERDASARKAN FAKTOR FISIK LINGKUNGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dhea Rhamadini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Biologi Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Burung pemangsa, yang biasa disebut sebagai raptor merupakan predator tingkat puncak yang berfungsi sebagai penjaga keseimbangan dan indikator sensitif terhadap kesehatan ekosistem, sehingga pemetaan habitat sangat penting untuk mengidentifikasi daerah yang mendukung populasi raptor. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi sebaran spasial habitat burung raptor dan jenis-jenis burung raptor yang terdapat di kawasan Sabang, Aceh Besar dan Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitafif dengan metode penginderaan jauh (remote sensing) dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Kombinasi informasi dari titik koordinat dan faktor fisik lingkungan menghasilkan luasan sebaran spasial habitat burung raptor pada kawasan penelitian. Selain itu, penelitian ini juga menerapkan metode jelajah (cruise method) untuk mencatat penjumpaan jenis burung raptor dan mengambil titik koordinat keberadaannya. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive sampling. Luas sebaran habitat dan persentasenya terhadap total luas wilayah adalah Kota Sabang (674 hektar, 5,52%), Montasik (Aceh Besar) (426 hektar, 6,74%), Peukan Bada (Aceh Besar) (789 hektar, 22,08%), dan Gampong Pande (Banda Aceh) (19 hektar, 6,23%). Validasi lapangan mengkonfirmasi keberadaan beberapa spesies di area yang diprediksi model, dimana ditemukan 10 spesies burung yang berasal dari tiga famili: Accipitridae, sebanyak 8 spesies, seperti; sikep madu asia (Pernis ptilorhynchus), elang alap china (Accipiter soloensis), elang alap shikra (Accipiter badius), elang paria (Milvus migrans), elang kelabu (Butastur indicus), elang ular bido (Spilornis cheela), elang laut perut putih (Halieentus leucogaster) dan elang ikan kepala abu (Ichthyophaga ichthyaetus). Famili Pandionidae, elang tiram (Pandion halientus), dan Famili Falconidae, alap-alap kawah (Falco peregrinus).&#13;
Kata Kunci: Burung Raptor, Habitat, Penginderaan Jauh, Sistem Informasi Geografis</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HABITATIONS - ANIMALS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RAPTORS ( BIRDS )</topic>
 </subject>
 <classification>598.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154107</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 20:57:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-23 15:18:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>