<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154073">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KARAKTERISTIK SEDIMEN PADA KAWASAN MANGROVE DI GAMPONG BARO, KABUPATEN ACEH JAYA DAN GAMPONG PUCOK LUENG, KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD WILDAN GUNARYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik sedimen di Kawasan Mangrove Aceh Jaya (KMAJ) dan Kawasan Mangrove Aceh Barat (KMAB) guna memahami distribusi ukuran butir serta pola sebarannya. Penelitian ini penting karena karakteristik sedimen berperan dalam stabilitas ekosistem mangrove dan dapat memengaruhi keberlanjutan ekosistem pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan karakteristik sedimen di kawasan mangrove berdasarkan identifikasi berat fraksi sedimen. Metode yang digunakan melibatkan pengayakan sedimen dengan sieve shaker di laboratorium, kemudian hasilnya yang sudah dipersentasekan, dianalisis menggunakan program GRADISTAT dengan operasi Cumulative Frequency Curve, Frequency Distribution Curve, dan Diagram Folk &amp; Ward untuk menentukan klasifikasi sedimen berdasarkan ukuran butirnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedimen di KMAJ didominasi oleh medium sand, sementara di KMAB dominan medium sand dan fine sand. Kurva distribusi menunjukkan variasi ukuran butir yang berbeda di setiap lokasi, dengan KMAJ memiliki distribusi yang lebih seragam dibandingkan KMAB. Diagram Folk &amp; Ward mengindikasikan bahwa sedimen di kedua kawasan didominasi oleh sand dengan variasi gravelly sand di KMAB. Temuan ini memberikan informasi penting bagi konservasi dan pengelolaan ekosistem mangrove, khususnya dalam menjaga keseimbangan sedimen di kawasan pesisir.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154073</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 17:13:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 10:27:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>