<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154061">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PERTANIAN TANAMAN PANGAN  TERHADAP INDIKATOR EKONOMIMAKRO INDONESIA  :</title>
  <subTitle>RNANALISIS KETERKAITAN SEKTORAL</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmatullah Rizieq</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Doktor Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Studi   ini menganalisis dampak kebrpalan pertanan  tanaman pangan terhadap bcberapa   indikator  ekonomi  makro.    Kebijakan   pertanian  tanaran  pngan yang dianalisis dampaknya adalah penetapan taraf impor beras, jagung dan tanaman pangan lainnya, pelarangan  impor beras, jagung dan  tanaman pangan lainnya, subsidi pupuk,&#13;
dan  harga pembehin pemerintah terhadap tanaman  padi,    Indikator  ekonori  makro yang   dilihat    adalah Produk  Domestik  Bruto,   Indeks   Harga   Konsumen,   Utilitas  Konsumen dan Nila Tukar Petani.&#13;
          Data yang digunakan adalah data sekunder bersumber dan Tabel  Input  Output  lndonesa Tahun  2000 dan  Sistem Neraca  Sosal  Ekonomi Indonesia  Tahun  2000  Data   dianalisis  dengan  menggunakan   pendekatan Model    &#13;
 &quot;Computable  General  Equilibrium&quot;(CGE)&#13;
          Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa kebijakan pertanian  tanaman yang baik merupakan     kebijakan   yang  yang   dapat    mensejahterakan petani,    sekaligus mensejahterakan   masyarakat.      Dari hasil   penelitian  dapat  dilihat   ada beberapa kebijakan  yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani (yang  diukur dengan nilai.   Nilai  Tukar  Petani  NTP yang naik) sekaligus meningkatkan kesejahteran masyarakat (yang  diukur  dengan  utilitas  konsumen yang  menailk), seperti kebijakan pembebasan tarif  impor,  subsidi   harga pupuk  375  persen dan  Harga Pembelian   Pemerintah Kebijakan   yang     telah     dijalankan  oleh     pemerintah    belum     optimal     dalam  mensejahterakan  petani  pada khususya  dan  msyarakat pada umumnya.   Hal  ini dibuktikan dengan masih  dimungkinkannya adanya   kenailkan  (utilitas  konsumen  d &quot;Compensation   Variation&quot;  yang  sudah sering digunakan)  dapat  memberiln arah   yang  lebih spesifik  bagi  pemerintah  untuk menetapkan suatu lebijal  pertanian.  Kcbijal HPP 1,2  walaupun tidak  efekctif, merupakan kebijakan yang memberikan hasil  yang paling  bagus, baik bagi petani sebagai produsen, masyarakat luas sebagai konsumen dan perekonomian (yang diukur dengan PDB yang menaik). Kebijakan pelanggan impor jagung dan  tanaman pangan  lainnya memberikan hasil  yang paling  bagus, baik   bagi petani sebagai  produsen,  yang luas   sebagai  konsumen dan perekonomian.&#13;
          Dari basil  penelitian ini direkomendasikan bahwa  kebijakan yang  diambil  pemerintah diharapkan  bukann saja merbaw perbakn kepada  indila.tor-indiltor ckonomi  malro secara urum, tetapi  jug harus memperhatikan indikator-indikator kesejahteraan,  baik  secara umum yaitu utilitas  konsumen dan nilai   &quot;compensating variation,  maupun yang khusus  untuk  petani, yaitu  nilai  tukar petai (NTP')   Agar kebijakan HPP dapat efektif pemerintah harus menyiapkan sarana dan prasarna  yang menunjng sektorpertanin, dan mengubah kondisi sosio-psikologis antara petani padi dan para  pedagang.   Kebijakan pelarangan import beras hanya bisa disarankan untuk  jangka pendek, sebab walaupun memberikan  dampak positif bagi kesejahteraan petani tetapi memberikan dampak  negatif bagi konsumen  Pemerintah harus  menciptakan suatu kondisi agar dapat memenuhi  permintaan  di dalam negeri , sebab   pelarangan import memberikan dampak positif kepada petani, konsumen dan perekonomian.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154061</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 16:24:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 16:24:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>