<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154057">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN PASAR TRADISIONAL DI KABUPATEN BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Finkanaia Wahab</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Bireuen yang terletak di Provinsi Aceh memiliki peran penting dalam pembangunan wilayah, khususnya melalui sektor ekonomi lokal. Sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan, Kota Juang mengalami pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang pesat, sehingga keberadaan pasar tradisional menjadi krusial dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung interaksi sosial dan budaya. Namun, pasar tradisional menghadapi berbagai tantangan seperti menurunnya daya saing terhadap pusat perbelanjaan modern, keterbatasan fasilitas, dan rendahnya kenyamanan bagi pengunjung maupun pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pasar tradisional di Kabupaten Bireuen dengan pendekatan arsitektur tropis yang mampu merespons kondisi iklim serta kebutuhan masyarakat masa kini. Metodologi yang digunakan mencakup analisis kontekstual arsitektur dengan penekanan pada kenyamanan termal, efisiensi lingkungan, dan penguatan identitas lokal. Strategi desain yang diterapkan meliputi ventilasi silang, pencahayaan alami, pelindung matahari, dan penggunaan material lokal. Hasil dari perancangan ini menunjukkan bahwa pendekatan arsitektur tropis dapat meningkatkan kualitas ruang pasar, memberikan kenyamanan lingkungan secara pasif, serta memperkuat fungsinya sebagai pusat ekonomi sekaligus ruang publik yang berkelanjutan dan inklusif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ARCHITECTURAL DESIGN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RETAIL TRADE BUILDINGS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>725.21</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154057</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 16:21:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-19 11:25:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>