<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="154009">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERKEMBANGAN PROGRAM ONE VILLAGE ONE PRODUCT SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN ULEE KARENG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Insanul Kamil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Ilmu Pemerintahan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Tidak bisa dipungkiri bahwa peranan UMKM telah bergerak menjadi salah satu sektor paling penting dan strategis dalam pemberdayaan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja yang masif. Tak hanya itu, sektor UMKM juga terbukti sebagai sektor dengan tingkat ketahanan ekonomi yang sangat tinggi dimana sebagian UMKM berhasil bertahan atau bahkan melebihi             target profitabilitas di masa pandemik Covid-19 yang memberikan tekanan serius    terhadap ekonomi Indonesia. Pesatnya perkembangan UMKM mendorong pemerintah untuk melaksanakan program OVOP (one village one product) dengan tujuan ntuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan  yang dikemukakan oleh Mardikanto dengan memasukkan tujuh indikator teori yaitu tahapan persiapan, tahapan pengkajian, tahapan perencanaan alternatif, tahapan peformalisasi, tahapan implementasi, tahapan evaluasi, dan tahapan terminasi dalam menilai keberhasilan pemberdayaan yang dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif  dengan teknik analisis data dalam pelaksanaanya. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan program OVOP dalam mewujudkan pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya di Kecamatan Ulee Kareng dan hambatan yang dihadapi pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjalankan program OVOP dengan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program OVOP ini belum berjalan sesuai dengan tujuannya, sejak pelaksanaan program hingga saat ini proses pemberdayaan masyarakat dan UMKM belum dijalankan secara optimal oleh pemerintah dan juga banyak pemilik usaha yang berdiri sendiri tanpa bantuan pemerintah sehingga proses pemberdayaan yang dijalankan pemerintah belum memberikan hasil seperti yang diharapkan. Kendala dari pemerintah sendiri untuk melaksanakan OVOP adalah sumber daya manusia yang belum memadai mengakibatkan sosialiasi kepada masyarakat yang kurang maksimal dan tidak sampai ke akar rumput desa-desa selain itu juga diakibatkan oleh kurangnya anggaran dan  daya saing serta kualitas UMKM yang masih rendah. Diharapkan kedepannya program OVOP ini dapat dilaksanakan dengan lebih serius oleh pemerintah untuk mewujudkan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui produk lokal desa sebagaimana tujuan program OVOP.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Pemberdayaan, Ekonomi, OVOP, Ulee Kareng&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>154009</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 14:57:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 16:29:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>