<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153999">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PELAKSANAAN KEWENANGAN DAN FUNGSI PENGAWASAN DPRA PADA BIDANG SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN HIDUP DI KABUPATEN ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD MARWI ZALDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Ilmu Pemerintahan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
ABSTRAK&#13;
 &#13;
&#13;
Sebagai salah satu provinsi yang kaya akan sumber daya alam, Aceh memiliki&#13;
berbagai permasalahan yang kompleks terkait lingkungan hidup. Ilegal logging dan&#13;
bentuk upaya merusak lingkungan hidup lainnya kerapkali dilakukan oleh pihakpihak&#13;
&#13;
tidak bertanggung jawab hingga menyebabkan terjadinya bencana alam,&#13;
seperti banjir. Berkaitan dengan hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh&#13;
memiliki kewenangan dan fungsi pengawasan, termasuk dalam bidang pengelolaan&#13;
Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk&#13;
menganalisis peran DPRA dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan&#13;
kewenangan dan fungsi pengawasan di bidang sumber daya alam dan lingkungan&#13;
hidup di Aceh. Metode kualitatif dan teknik pengambilan data berupa observasi,&#13;
wawancara, dan dokumentasi digunakan dalam penelitian ini. Melalui Teori&#13;
Pengawasan dari Watulingas, Rondonuwu, dan Layuck, penelitian ini&#13;
menunjukkan peran DPRA melakukan pengawasan preventif dan represif. Hasil&#13;
dari penelitian ini menunjukkan bahwa DPRA melaksanakan fungsi pengawasan &#13;
preventif melalui pembuatan Qanun (peraturan daerah) Aceh, penerimaan dan &#13;
penolakan pengesahan penertiban surat izin berkaitan dengan sumber daya alam&#13;
dan lingkungan hidup. DPRA juga telah melaksanakan fungsi pengawasan represif&#13;
melalui pemantauan dan evaluasi implementasi peraturan daerah.  Namun, peran&#13;
DPRA dalam fungsi pengawasan legislatif belum optimal. Tantangan utama yang&#13;
dihadapi DPRA meliputi ketidakselarasan tata ruang di Aceh, tumpang tindih&#13;
regulasi, keterbatasan sumber daya, adanya upaya manipulasi dalam proses&#13;
penegakan hukum, lemahnya koordinasi, serta pembagian kewenangan yang tidak&#13;
jelas. Peneliti memberikan saran bagi DPRA untuk meneningkatkan koordinasi&#13;
antara pemangku kepentingan dan penguatan kapasitas institusional DPRA.  &#13;
Kata kunci: Kewenangan DPRA, Fungsi pengawasan DPRA, Sumber daya alam,&#13;
Lingkungan hidup, Kabupaten Aceh Utara &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153999</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 14:33:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 16:25:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>