<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153997">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN CYBERBULLYING PADA REMAJA DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NASYWA DWI RAMADHIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Media sosial merupakan salah satu media bagi remaja untuk menyalurkan beragam ekspresi yang terkadang disalahgunakan seperti mengunggah postingan dalam bentuk hinaan atau ancaman yang termasuk dalam cyberbullying, sehingga berdampak buruk bagi remaja yang mendapatkan perlakuan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran cyberbullying pada remaja di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa pada SMAN 13 Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan Cyberbullying and Online Aggression Survey Instrument berbentuk angket dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden pernah terlibat dalam cyberbullying berada pada kategori rendah dengan cyberbullying offending (pelaku) sebanyak 98,9% responden dan cyberbullying victimization (korban) pada kategori rendah sebanyak 89,1% responden. Mayoritas remaja di Banda Aceh memiliki keterlibatan dengan cyberbullying berada pada kategori rendah baik sebagai pelaku maupun korban. Diharapkan pihak sekolah dapat mempertahankan tingkat cyberbullying yang rendah namun tetap memantau penggunaan gadget dan media sosial pada remaja agar tidak terjadinya tindakan cyberbullying yang dapat berdampak buruk bagi korban.&#13;
&#13;
Kata Kunci	: Cyberbullying, Media sosial, Remaja&#13;
Daftar Bacaan	: 12 buku, 36 jurnal, 1 skripsi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153997</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 14:32:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 16:23:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>