Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CURAHAN JAM KERJA PEKERJA SEKTOR INFORMAL DIKOTA MEDAN (STUDI KASUS PEDAGANG SAYUR)
Pengarang
Fifi Hasmawati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0192010083
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi., 2003
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Studi tentang "Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Curahan Jam Kerja Pekerja Sektor Informal Di Kota Medan - Studi Kasus Pedagang Sayur - " ini secara umum bertujuan untuk mengdentifikasikan faktor- faktor yang dominan mempengaru.hi jumah jam kerja pekerja sektor formal studi kasus pedagang sayur di kota Medan
Penelitian dilakukan di Kota Medan dengan mengambil wilayah sampel secara purpositif di empat wilayah yang hangga mewakili nesponden untuk penelitian ini, yaitu Jalan Pancing I, Jalan Pancing II, Jalan bajak IV dan Jalan Kamil Lubus. Jumlah responden sebanyak 50 orang yaitu 5 orang yang berjualan memakai bakul, 5 orang yang berjualan memakai sepeda, I0 yang berjualan memakai becak dan 30 orang yang berjualan di warung atau kedai sayur. Jumlah jam kerja mereka bervariasi dari 35 jam, 42 jam, 49 jam, I05 jam samnpa 112 jam per minggunya. Penelitian jumlah sampel ini secara tidak proposional karena sifat dari tiap kelas sampel hampir mendekati homogen . Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposes sampling, dan tehnik pengumpulan data primer melalui wawancara hngan daftar pertanyaan dan data skunder didapat dan BPS Sumatera Utara Data dianalsis secara kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 88. 44 persen variabel pendapatan, jumlah keluarga, status perkawinan, tingkat pendidikan dan status pekerjaan mempengaruhi jumlah jam kerja para pekerja pedagang sayur sektor informnal selebihnya 11.56 di pengaruhi oleh faktor lainnya 94 persen pedagang sayuran ini bersatatus kawin dengan jumlah jam kerja I4 jam lebih banyak per minggunya dari mereka yang berstatus belum kawin. Status pendidikan mereka 7 persen mereka berpendidikan SD dengan jumlah jam kerja 20 jam lebih banyak dari mereka yang berpendidikan SLTP ke atas 76 persen berdagang sayuran ini merupakan pekerjaan pokok dengan jumlah jam kerja I4 jam lebih banyak per minggunya dari pekerjaan sampingan. Faktor yang paling dominan mempengaruhi jumlah jam kerja pedagang sayur ini adalah pendapatan Setiap adanya kenaikan pendapatan Rp 10.000,- alat menambah jumlah jam kerja 2I jam per minggunya, hal ini menunjukkan bahwa pengaruh substitution effect dari pendapatan terhadap jam kerja pedagang' sayuran lebih dominan
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CURAHAN JAM KERJA PEKERJA SEKTOR INFORMAL - PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA BEKASI (Taofig Hidayat, 2025)
DETERMINAN JAM KERJA PARA PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI KABUPATEN PIDIE (STUDI KASUS: PEDAGANG PASAR) (Maulizar Sari, 2020)
ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN PEDAGANG SEKTOR INFORMAL DI KOTA BANDA ACEH (Elfrida, 2025)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CURAHAN WAKTU KERJA WANITA DI KOTA MEDAN (Sitirahmah Sibuea, 2025)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CURAHAN WAKTU KERJA WANITA DI KOTA MEDAN (Sitirahmah Sibuea, 2025)