<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153917">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KELENTUKAN TOGOK DAN DAYA LEDAK OTOT LENGAN BAHU SERTA GERAKAN PUKULAN GYAKU TSUKI ATLET KARATE DOJO DISDIK BANDA ACEH TAHUN 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hanna Pertiwi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pentingnya faktor  fisik  dalam  meningkatkan performa  atlet  karate, khususnya dalam teknik pukulan yang optimal. Dalam dunia olahraga, kelentukan (flexibility) didefinisikan sebagai kemampuan sendi dan otot untuk bergerak dalam  ruang gerak  yang  luas  tanpa  mengalami  cedera.  Kelentukan  togok  sangat  berperan dalam meningkatkan jangkauan gerakan dan fleksibilitas tubuh, sehingga memungkinkan atlet untuk melakukan pukulan dengan lebih cepat dan kuat. Sementara itu, daya ledak otot (explosive power) adalah kombinasi dari kekuatan (strength) dan kecepatan (speed) yang berperan dalam berbagai aktivitas olahraga, termasuk karate. Dalam teknik pukulan gyaku tsuki, daya ledak otot lengan bahu sangat menentukan seberapa cepat dan kuat pukulan dapat dilakukan, karena melibatkan kontraksi otot yang cepat dan maksimal dalam satu gerakan penuh. Teknik gyaku tsuki yang optimal ditentukan oleh rotasi pinggul yang kuat, stabilitas tubuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan populasi seluruh atlet karate di Dojo Disdik Banda Aceh yaitu&#13;
20 atlet. Sampel penelitian berjumlah 11 atlet putra yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Tes melalui kelentukan togok, daya ledak otot lengan bahu, dan kemampuan pukulan gyaku tsuki, serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelentukan togok 11 atlet putra (7,09 cm) berada pada kategori baik. Bahwa daya ledak otot lengan bahu 11 atlet putra atlet (242 cm) masuk dalam kategori kurang. Kemampuan pukulan gyaku tsuki 11 atlet dengan nilai (4) berada pada kategori cukup. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kelentukan togok atlet putra sudah cukup baik. Daya ledak otot lengan bahu putra masih berada dalam kategori kurang, sehingga diperlukan program latihan tambahan  yang lebih spesifik untuk meningkatkan kekuatan dan kecepatan otot lengan. Kemampuan pukulan gyaku tsuki juga masih berada  dalam  kategori  cukup,  yang  menunjukkan  perlunya  perbaikan  dalam teknik dan gerakan. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dan atlet dalam merancang program latihan yang lebih efektif untuk meningkatkan performa dalam olahraga karate.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kelentukan Togok, Daya Ledak Otot, Pukulan Gyaku Tsuki, Atlet&#13;
Putra Karate, Dojo Disdik Banda Aceh.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PHYSICAL FITNESS - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>KARATE</topic>
 </subject>
 <classification>796.815 3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153917</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 11:50:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 10:24:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>