<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153915">
 <titleInfo>
  <title>DISTILASI FRAKSINASI MINYAK NILAM DENGAN MENGGUNAKAN KOLOM LSIAN BERTEKANAN VAKUM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syarifuddin sulaiman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Kimia</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Minyak nilam yang berasal dari penyulingan daun dan batang yang dilakukan oleh petani nilam di Aceh umumnya masih mengandung kadar patchouli alcohol yang rendah.  Untuk menghasilkan  minyak nilam dengan kadar patchouli alcohol yang tinggi dapat dilakukan proses pemumian komponen patchouli alcohol dengan menggunakan metode distilasi fraksinasi vakum dengan kolom isian. Penelitian ini dilakukan ini  untuk  memisahkan komponen terpene (alpha-Copaene) dengan komponen hydrocarbon  beroksigen (Patchouli Alcohol).  Kondisi operasi dilakukan pada 2 variabel yaitu variabel tetap dan varlabel berubah. Variabel tetap adalah tinggi kolom distilasi 30 cm dengan bahan isian berbentuk rasching ring dengan ukuran&#13;
8 mm x 8 mm. Variabel berubah ada 3 variabel antara lain temperatur operasi 130'C,&#13;
140C dan 150C., Tekanan vakum 143,61 mbar, 121,60 mbar dan 88,59 mbar dan waktu 2 jam, 3 jam dan 5 jam. Jumlah perlakuan yang dilakukan adalah 3x3x3 sama dengan 27 perlakuan. Minyak nilam dari desa Teladan-Lembah  Seulawah sebelum didistilasi fraksi nasi  clianalisa  dengan GC-MS  dengan kadar patchouli  alcohol&#13;
16,02%. Minyak nilam setelah proses distilasi fraksinasi jumlah rata-rata distilat 2.5%&#13;
clan jumlah rata-rata residu yang terbentuk 97,5%. Kadarpatchouli alcohol tertinggi pada tekanan 88,59 mbar, temperatur 150 C dan waktu 5 jam adalah 34,67%. Uji&#13;
fisiko-kimia minyak nilam setelah proses distilasi fraksinasi memenuhi syarat standar minyak nilam SNI 06-2385-2006.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Distilasi fraksinasi, Minyak nilam, Patcholi alcohol.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153915</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 11:50:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 11:54:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>