<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153907">
 <titleInfo>
  <title>PENENTUAN UMUR SIMPAN SARI LEMON (CITRUS LIMON) DENGAN METODE ACCELERATED SHELF LIFE TESTING (ASLT) DAN UJI  AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SERTA VITAMIN C</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL FAUKANURI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Teknologi Hasil Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sari lemon adalah minuman yang terbuat dari perasan buah lemon. Salah satu produk sari lemon yang telah dikembangkan di salah satu Usaha Kecil Menengah (UKM) yaitu produk sari lemon yang dibuat dari lemon lokal Aceh. Permasalahan yang terdapat dalam produk sari lemon ini belum mempunyai informasi label pangan lengkap serta umur simpan. Menurut produsen produk sari lemon ini memiliki umur simpan selama 6 bulan pada suhu 12oC. Minuman sari lemon ini tidak menggunakan bahan tambahan (pengawet) dikarenakan produsen ingin menambah nilai jual produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui umur simpan dari produk minuman sari lemon berdasarkan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) dan aktivitas antioksida serta vitamin C. Penelitian ini dilakukan dengan pengujian antioksidan menggunakan metode radikal bebas 2,2-diphenyl-1-pikrilhidrazil (DPPH). Vitamin C dilakukan dengan metode titrasi iodimetri dan penelitian umur simpan dilakukan dengan Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) Model Arrhenius. Penelitian ini dilakukan dengan penyimpanan pada suhu 17oC, 30oC (suhu ruang), dan 40oC. Parameter yang digunakan setiap 4 hari selama 36 hari yaitu pH, TPC, uji organoleptik deskriptif (warna dan aroma) dan uji hedonik (warna dan aroma). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter uji deskriptif yaitu warna dan aroma menjadi parameter analisis dalam perhitungan umur simpan. Berdasarkan hasil deskriptif warna penurunan mutu pada produk sari lemon mengikuti ordo satu. Nilai deskriptif aroma mengikuti ordo satu. Berdasarkan sejumlah parameter analisis, parameter deskriptif aroma menjadi parameter kritis penentuan umur simpan sari lemon, karena memiliki nilai energi aktivasi paling rendah. Umur simpan sari lemon pada suhu penyimpanan 17oC adalah selama 21 hari, pada suhu 30oC 26 hari dan pada suhu 40oC 38 hari. Dilakukan perhitungan pada suhu 12oC yaitu suhu produsen lakukan proses penyimpanan untuk jual. Hasil suhu 12oC adalah 21 hari.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153907</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 11:38:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 15:20:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>