<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153883">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN HARGA KOMPONEN BANGUNAN GEDUNG PEMERINTAHAN DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Naslizar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penetapan  Standar    Haga  Satuan    Bangunan  Gedung  Negara    merupakan  kewenangan  pemerintah  kabupaten/kota,  yang  menjadi   salah  satu dasar dalam penyusunan AP'BA. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah standar harga yang ditetapkan  tersebut  tidak   didasark.an pada   sebuah  acuan  standar.  Untuk  itu, penelitian  ini  dilakukan  untuk   mendapatkan  sebuah  model  prediksi  kebutuhan biaya untuk bangunan gedung pemerintah  berdasarkan satuan luas lantai  bangunan, dan proporsi harga komponen bangunan. Adapun lolsi penelitian adalah  seluruh Kabupeaten/kota di Provinsi Aceh yang terdiri dari 23 kabupaten/kota. Data jumlah bangunan yang terkumpul  sebanyak  18  bangunan gedung.  Pengolahan data peda  penelitian   ini  dilakukan  dengan  menggunakan  metode  analisa  regresi    limier sederhana untuk  melihat  hubungan   antara  variabel  harga  dengan  luas  lantai bangunan,  analisa  regresi  linier berganda dilakukan untuk melihat hubungan antara variabel  harga satuan diengan luas lantai  bangunan, inflasi, dan  nilai tukar rupiah Dari hasil pengolah data diperoleh persentase untuk masing-masing pekerjaan  yaitu  persiapan sebesar I,I  - 4,4; pondasi sebesar 7,I  - 115;  struktur sebesar  17,5 ­-  27,59;  lantai sebesar 5,8 -9,4; dinding  sebesar 8,8 - 21,6  plafon sebesar 4,5 - 8,1;  atap sebesar 10,8. 17,1 utilitas  sebesar 3,9-9,8;  dan finishing sebesar 4,7.11,3. &#13;
&#13;
Kata kunci  :  Bangunan gedung,  estimasi biaya, harga komponen</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153883</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 10:52:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 10:52:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>