<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153881">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KOMPUTASI KINERJA MODEL TURBULENSI PADA SIMULASI DAN OPTIMASI SIKLON SEBAGAI PEMISAH PADATAN-GAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Novi Sylvia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Kimia</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tesis ini memaparkan hasil penelitian yang diperoleh melalui aplikasi komputasi dinamika fluida (Computational Fluida Dynamic, CFD) untuk mensimulasi medan alir di dalam siklon Lapple dan mengoptimasi siklon atas dasar beberapa parameter geometrinya. Perangkat lunak Gambit digunakan sebagai pre-processor untuk menggambar konfigurasi, diskritisasi, dan pendeflnisian kondisi batas siklon. Diameter siklon yang digunakan 0,2 m, dengan kondisi operasi ditentukan pada  laju alir  gas sebesar 0,1m3/s  sementara beban partikel dalam   laju alir gas sebesar&#13;
0,01kg/m3.  Perangkat lunak CFD Fluent 6.2.16  digunakan untuk simulasi medan alir  dan dinamika partikel dalam siklon. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja variasi model-model turbulensi terhadap medan alir, efisiensi dan penurunan tekanan pada siklon Lapple.  Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mengkaji optimisasi variabel-variabel geometri siklon untuk mendapatkan efisiensi pengumpulan yang tinggi sekaligus penurunan tekanan yang rendah.&#13;
&#13;
Model-model turbulensi dalam katagori Reynolds Averaged Navier Stokes (RANS) yang diuji mencakup:  k- standar, k- RNG,  k-  standar, Spalart Almaras  dan Reynolds Stress Model (RSM).   Prediksi yang  dihasilkan oleh  berbagai  model  turbulensi  ini  divalidasi  dengan membandingkan terhadap  data  eksperimen dari  sebuah siklon  rancangan Lapple.    Data eksperimen siklon  memberikan informasi mengenai medan alir berupa kecepatan axial dan tangensil  di  dalam siklon serta informasi efisiensi dan penurunan tekanan. Hasil  kajian menunjukkan bahwa dari  lima  model turbulensi  yang diuji,  model Reynolds Stress (RSM) memberikan hasil prediksi yang mendekati data eksperimen baik ditinjau dari kecepatan aksial, kecepatan tangensial, efisiensi dan penurunan tekanan. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja RSM&#13;
yang baik tidak terlepas dari kapasitas model ini untuk menghitung aliran pusar seperti yang&#13;
terdapat di dalam siklon.&#13;
&#13;
Kajian optimasi dilakukan pada kondisi operasi laju alir tetap 0,075 m3/s dan kecepatan tetap 18 m/s. Metoda Tanggap Permukaan dengan tiga level (-1, 0, +1)  digunakan sebagai rancangan percobaan. Variabel independen yang dioptimasi terdiri dari rasio lebar inlet W/D, rasio panjang&#13;
konis Lc/D dan  rasio diameter outlet De/D.  Variabel  tanggap  efisiensi pengumpulan dan&#13;
penurunan tekana direpresetasikan  dalam bentuk persamaan polynomial kuadratik.  Optimasi&#13;
simultan terhadap variabel respon dilaksanakan  menggunakan pendekatan fungsi keinginan (Desirability Function, DF) dengan perangkat lunak Design Expert. Hasil penelitian menunjukkan pada kondisi laju alir tetap diperoleh kondisi optimum rasio W/D =0,28, Lc/D&#13;
=1,5,   dan De/D =0,52 sehingga menghasilkan; efisiensi pengumpulan 90% dan penurunan tekanan sebesar 155 Pa. Pada kondisi kecepatan gas tetap diperoleh W/D=0,25, Lc/D=1,5 dan De/D=0,57 dan efisiensi pengumpulan yang diperoleh juga 90% sedangkan penurunan tekanan sebesar 190 Pa. Hasil ini memberikan kesimpulanbahwa perlakuan laju alir gas masuk tetap atau kecepatan tetap  tidak  memberikan perbedaan ,     yang  sign.ifikan  terhadap efisiensi, namun memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tekanan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kuci: siklon, simulasi, model turbulen, Lapple, kecepatan aksial, kecepatan tangensial, efisiensi, penurunan tekanan, dan optimasi&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153881</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 10:51:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-21 10:52:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>