<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15380">
 <titleInfo>
  <title>MUSEUM KERAJINAN TRADISIONLA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dwi bahariyati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh memiliki berbagai macam kebudayaan yang berasal dari beranekaragaman  suku di Aceh. Kebudayaan ini mencakup seni kerajinan yang di sebut kerajinan tradisional. Seni kerajinan tradisional di Aceh berupa seni kerajinan emas/perak/ kuningan, kerajinan benda keramik/tanah liat, kerajinan sulaman, ukiran, anyaman, kerajinan besi,  kerajinan kayu, serta kerajinan batok dan bambu yang dibagi berdasarkan kabupaten. Kerajinan-kerajinan ini tidak semuanya memiliki bentuk dan karakter yang sama, contohnya kerajinan sulaman, di tiap kabupaten semuanya memiliki kerajinan sulaman tapi dengan bentuk dan karakter yang berbeda-beda. Beranekaragaman kerajinan dari setiap kabupaten mengakibatkan banyak masyarakat tidak mengenal satu persatu jenis kerajinan tradisional Aceh.  Selain itu, kurangnya wadah yang mampu menampung semua jenis-jenis kerajinan tradisional dari seluruh kabupaten di aceh mengakibatkan sedikit demi sedikit warisan budaya ini mulai hilang keberadaannya. Dengan demikian, perlu adanya Museum Kerajinan Tradisional Aceh yang berfungsi mengumpulkan, melestarikan, meneliti, melindungi, mengomunisasikan, dan memamerkan kerajinan Aceh secara turun temurun kepada masyarakat luas. Dengan adanya museum kerajinan tradisional aceh di banda aceh  ini di harapkan dapat memberikan pengetahuan tentang budaya kerajinan aceh dan tema yang dipilih “cultural  sybolism” yang di sesuaikan dengan fungsi museum ini sendiri yaitu sebagai museum budaya.&#13;
&#13;
Kata kunci : Museum,  Kerajinan Tradisional Aceh, Seni Kerajinan, Cultural Symbolism&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MUSEUMS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TRADITIONAL CRAFTS</topic>
 </subject>
 <classification>727.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>15380</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-04 02:28:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-04 12:24:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>