STUDI PENGGUNAAN MATERIAL DAUR ULANG CAMPURAN BETON ASPAL MENGGUNAKAN RETONA BLEND 55 TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STUDI PENGGUNAAN MATERIAL DAUR ULANG CAMPURAN BETON ASPAL MENGGUNAKAN RETONA BLEND 55 TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL


Pengarang

Zulfian - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0909200060065

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Banyaknya kcrusakan jalan mengakibatkan meningkatnya kebutuhan biaya untuk perbaikan, maka dibutuhkan suatu inovasi untuk mencari metode pcnanggulangan kerusakan jalan dengan biaya yang lebih ekonomis. Salah satunya adalah dengan metode daur ulang bahan bongkahan lapisan pekerasan bcton aspal yang dibongkar. Dengan memanfaatkan bongkahan beton aspal maka akan mengurangi biaya perbaikan dan lebih ramah tcrhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan material bongkaran dengan memvariasikan kombinasi penambahan material baru untuk campuran lapisan aus permukaan (AC-WC) dengan menggunakan Retona Blend 55 dan aspal Pen. 60/70 sebagai pembanding. Variasi penggunaan material bekas -material baru dilakukan dalam lima komposisi yaitu
100% : 0%, 75: 25%, 50% : 50%, dan 0% : 100% dengan menggunakan Retona
Blend 55. Untuk aspal Pen. 60/70 hanya dilakukan pada 100% material baru. Dari hasil penelitian diperoleh kadar aspal optimum (KAO) 100% material baru menggunakan Retana Blend 55 adalah 6,35% dan KAO 100% material baru menggunakan aspal Pen. 60/70 adalah 6,10%. Dari hasil ekstraksi diketahui kadar aspal yang ada dalam material bckas adalah 4,6%. KAO penambahan Retona Blend
55 untuk 100% Material bekas diperoleh 1,8%, KAO penambahan 75% material
bekas diperoleh 3,35%, KAO penambahan 50% material bekas diperoleh 4,3%, KAO penambahan 25% material bekas diperoleh 4,975%. Dari hasil evaluasi parameter Marshall diketahui campuran dengan variasi 100% material bekas - 0% material baru dan 75% material bekas -25% material baru tidak memenuhi persyaratan, tcrutama nilai now dan VIM. Hal ini disebabkan oleh agregat dan aspal yang terkandung dalam material bekas telah mengalami perubahan sifat fisis dan kimianya. Variasi campuran 50% material bekas -- 50% material baru dan 25% material bekas -75% material baru, dari hasil penelitian diketahui memenuhi persyaratan parameter Marshall untuk campuran AC-WC. Nilai durabilitas dari semua variasi campuran meterial bekas - material baru masih memenuhi syarat
75%. Durabilitas tertinggi diperoleh 89% pada campuran 50% material bekas - 50%
material baru

Kata Kunci: Retona Blend 55, Beton Aspal AC-WC, Material Bekas, Material Baru, Parameter Marshall

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK