<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153687">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI ANGKA KEJADIAN TUBERKULOSIS DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL EPIDEMIOLOGI SE3I3R DENGAN PARAMETER BERDISTRIBUSI NORMAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Munawwarah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tuberkulosis (TB) adalah salah satu penyakit menular utama di Indonesia, dengan tantangan besar yang dihadapi terkait TB resisten obat yaitu MDR-TB dan XDR-TB serta kebutuhan akan prediksi penyebaran yang lebih akurat untuk membantu mencapai target eliminasi TB oleh WHO pada tahun 2030. Penelitian ini mengembangkan model epidemiologi SE3I3R dengan parameter epidemiologi berdistribusi normal untuk mengestimasi angka kejadian TB hingga tahun 2030. Penelitian ini menggunakan model epidemiologi SE3I3R yang memodifikasi model epidemiologi SEIR dengan delapan kompartemen, mencakup jenis TB aktif dan laten. Data epidemiologi tahun 2023 digunakan sebagai input awal. Parameter epidemiologi dimodelkan dengan distribusi normal untuk mencerminkan ketidakpastian. Estimasi dilakukan dengan metode persamaan diferensial biasa menggunakan metode Runge-Kutta orde empat dan menghasilkan proyeksi angka kejadian TB dari tahun 2024 hingga tahun 2030. Analisis deskriptif dan evaluasi dilakukan untuk menilai ketercapaian target eliminasi TB. Model epidemiologi SE3I3R memberikan prediksi dinamis angka kejadian TB, dengan parameter epidemiologi yang berdistribusi normal untuk menghasilkan proyeksi yang lebih realistis. Hasil estimasi  menunjukkan penurunan angka kejadian TB di Indonesia yang relatif kecil yaitu 319 kasus per 100.000 penduduk. Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan ketercapaian target eliminasi WHO yaitu 65 kasus per 100.000 penduduk pada tahun 2030. Model SE3I3R dengan parameter berdistribusi normal memberikan pendekatan komprehensif untuk memprediksi angka kejadian TB sehingga mendukung perencanaan kebijakan berbasis data dalam pengendalian TB di Indonesia. Integrasi distribusi normal meningkatkan akurasi prediksi dan relevansi model terhadap dinamika penyakit menular kompleks seperti TB.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153687</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-17 13:05:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-17 15:07:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>