<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153657">
 <titleInfo>
  <title>PENENTUAN INDEKS KESUBURAN KIMIA TANAH PADA AREAL PENANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) DI KABUPATEN PIDIE PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Husna Amelia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas pertanian Ilmu Tanah</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Kabupaten Pidie merupakan salah satu sentra penghasil kedelai di Provinsi Aceh&#13;
yang memiliki luas panen 919 ha dengan produksi 1, 277 ton. Secara geografi kabupaten&#13;
Pidie sangat mendukung untuk budidaya tanaman kedelai. Namun potensi itu belum&#13;
dimanfaatkan secara optimal sehingga sering terjadi naik turun produksi dan produktivitas&#13;
kedelai. Menurunnya tingkat produksi dan produktivitas kedelai dapat disebabkan oleh&#13;
beberapa faktor salah satunya kesuburan tanah.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kesuburan tanah berdasarkan sifat&#13;
kimia tanah pada areal penanaman kedelai di Kabupaten Pidie Provinsi Aceh. Penelitian&#13;
dilakukan pada tiga kecamatan di Kabupaten Pidie. Pengambilan sampel tanah dilakukan&#13;
pada tiga desa disetiap kecamatan. Pada Kecamatan Padang Tiji sampel diambil dari Desa&#13;
Keupula Tanjong, Desa Pante Crug Tanjong dan Desa Glee Gogo. Selanjutnya di&#13;
Kecamatan Batee sampel diambil dari Desa Alue Lada, Desa Mee dan Desa Kareung.&#13;
Kecamatan Keumala sampel diambil dari Desa Paloh Teungoh, Desa Cot Nuran serta Desa&#13;
Kumbang, sehingga totalnya terdapat 9 sampel komposit yang akan di analisis di&#13;
laboratorium. Selanjutnya dilakukan pengolahan data indeks kesuburan tanah, penentuan&#13;
indeks kesuburan tanah merupakan hasil pembagian jumlah bobot dengan jumlah&#13;
indikator.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sampel S1, S2, S3 dan S4 berada pada&#13;
kelas kesuburan sedang, sedangkan sampel S5, S6, S7,S8 dan S9 berada pada kriteria kelas&#13;
kesuburan rendah. Parameter yang menjadi faktor kendala kesuburan pada lokasi penelitian&#13;
adalah C-organik, N-total dan P-tersedia. Parameter ini memegang peran yang sangat&#13;
penting untuk kualitas tanah dan pertumbuhan tanaman. Upaya peningkatan kesuburan&#13;
tanah yang direkomendasikan diantaranya penggunaan pupuk organik dan pupuk kimia&#13;
yang tidak berlebihan, pengelolaan tanah yang baik seperti penggunaan sistem irigasi yang&#13;
efektif agar tanaman tidak kekurangan dan kelebihan air, seta mengembalikan sisa panen&#13;
ke lahan.&#13;
Kata kunci: Indeks kesuburan kimia tanah, sifat kimia tanah, tanaman kedelai</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153657</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-16 23:59:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-17 15:01:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>