<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153641">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI RISIKO RELATIF KASUS TUBERKULOSIS DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN MODEL BESAG-YORK-MOLLIE (BYM) DAN LOCALISED:</title>
  <subTitle>SEBUAH STUDI KOMPARATIF</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAFANA ZAHIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global, dengan kasus yang terus meningkat di Indonesia setiap tahunnya. Provinsi Aceh turut berkontribusi terhadap peningkatan kasus ini, dengan jumlah kasus yang terus bertambah. Penelitian ini bertujuan mengestimasi risiko relatif TB di Provinsi Aceh periode 2020–2023 menggunakan model terbaik antara Besag-York-Mollie (BYM) dan Localised, serta mengkategorikan kabupaten/kota berdasarkan tingkat risikonya. Data penelitian diperoleh dari laporan Profil Kesehatan Aceh oleh Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, meliputi jumlah kasus TB dan jumlah penduduk di 23 kabupaten/kota. Analisis dilakukan dengan metode Conditional Autoregressive (CAR) dan pendekatan Markov Chain Monte Carlo (MCMC), dengan evaluasi model berdasarkan deviance mean (D̄) dan Deviance Information Criteria (DIC). Hasil menunjukkan model BYM lebih unggul dibandingkan model Localised, dengan D̄ sebesar 196,4 dan DIC sebesar 197,6. Pemetaan risiko relatif TB menunjukkan risiko tinggi dan sangat tinggi terkonsentrasi di wilayah perkotaan seperti Lhokseumawe dan Banda Aceh, sedangkan risiko terendah di Sabang dan Bener Meriah. Jumlah penduduk yang tinggi dan kasus yang banyak menjadi faktor utama distribusi TB di Aceh. Penelitian menyimpulkan bahwa model BYM lebih efektif dalam mengestimasi risiko relatif TB, dan hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan kesehatan publik yang lebih terfokus pada wilayah berisiko tinggi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: tuberkulosis, risiko relatif, BYM, localised, Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153641</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-16 21:41:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-17 14:52:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>