<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153619">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI ALAT PENGERING TEROWONGAN HOHENHEIM ACEH PADA PENGERINGAN PLIEK-U</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MOHD FARIS HUMAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pliek-u adalah salah satu makanan khas tradisional atau produk fermentasi warisan budaya yang berasal dari provinsi Aceh, yang mana masyarakat aceh dari zaman dahulu sampai saat ini masih menggunakannya sebagai bumbu utama kuah pliek atau dimakan sebagai bumbu rujak. Salah satu tahapan yang sangat penting dalam proses pembuatan pliek-u adalah proses pengeringan. Salah satu alternatif dalam proses pengeringan pliek-u adalah dengan menggunakan alat pengering terowongan Hohenheim Aceh. Alat pengering ini memiliki keunggulan mengeringkan lebih cepat, melindungi produk dari kotoran dan menjamin kehalalan produk. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melakukan analisis kelayakan ekonomi alat pengering terowongan Hohenheim Aceh pada proses pengeringan pliek-u. &#13;
Penelitian ini dilakukan di Usaha Kecil Menengah (UKM) Meugah Pliek outlet Desa Lamreh. Alat pengering terowongan Hohenheim Aceh milik UKM Meugah Pliek berukuran panjang 3m, lebar 1m, dan tinggi dari permukaan tanah 1m. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dilapangan dan wawancara dengan pemilik UKM. Parameter yang dianalisis meliputi biaya tetap, biaya tidak tetap, biaya total, biaya pokok pengeringan, break event point (BEP), net present value (NPV), payback periode (PP), benefit cost ratio (B/C), dan internal rate of return (IRR). &#13;
Beberapa nilai asumsi yang digunakan adalah harga alat sebesar Rp. 15.000.000,-, umur ekonomis alat 5 tahun, bunga modal dan asuransi 15%, pajak 2%, jumlah hari kerja setahun 300 hari, upah operator per hari Rp. 40.000,-, dan beban pengeringan selama setahun sebanyak 1400kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pengering terowongan Hohenheim Aceh dengan dimensi panjang 3m dan lebar 1m mempunyai kapasitas pengeringan sebesar 14 kg kelapa hasil fermentasi per batch dengan rata-rata durasi pengeringan selama 3 hari. Biaya tetap pengeringan pliek-u diperoleh sebesar Rp. 4.350.000,-, dan biaya tidak tetap diperoleh sebesar Rp. 14.500.000,- per tahun. Biaya pokok pengeringan pliek-u diperoleh sebesar Rp. 13.464,- per kg. Hasil analisis ekonomi menunjukkan bahwa alat ini mencapai BEP pada produksi ke-504 kg atau pada omset pengeringan senilai Rp. 9.570.000,-dengan nilai PP sebesar 1,9 tahun atau 1 tahun 11 bulan. Penggunaan alat pengering layak secara ekonomi di mana NPV sudah mulai positif pada tahun ke-3, dan nilai NPV pada tahun ke-5 sebesar Rp. 9.261.441,-. Kelayakan ekonomi juga terlihat dari nilai B/C ratio di atas 1 yaitu 1,41, dan nilai IRR sebesar 39% yang mana nilai di atas nilai bunga modal dan asuransi yang berlaku pada saat analisis.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153619</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-16 17:00:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-17 09:08:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>